Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendistribusikan bantuan Ramadan untuk masyarakat Palestina melalui MuhammadiyahAID dan LazisMu.
Penyaluran bantuan bekerja sama dengan mitra NGO lokal Palestina, Witness-Shahid Center for Citizen Rights and Social Development.
Paket Ramadan ini terdiri dari 350 paket sembako dan 500 paket iftar siap saji.
"Akan dibagikan kepada masyarakat Palestina di beberapa titik diantaranya Al-Mawasi (Gaza) serta kamp pengungsi di Tepi Barat bagian utara (Jenin, Tulkarm, Nur Shams, Balata, dan Al-Ain)," kata Ketua Muhammadiyah Aid (MuAID) Yayah Khisbiyah dalam keterangan yang diterima kumparan, Jumat (13/3).
Wilayah Al-Mawasi yang berada di Gaza selatan, menurut Yayah, adalah tujuan utama pengungsi menyusul evakuasi sejak pertengahan tahun 2024.
"Kondisi di sana kini memburuk akibat hancurnya infrastruktur di tengah kepadatan pengungsi yang terus meningkat," katanya.
Paket Ramadan ini diharapkan dapat meringankan pemenuhan pangan di sana. Selain itu, juga diharapkan bisa membantu pergerakan ekonomi setempat.
"Terutama bagi pemasok retail serta penyedia bahan makanan di tengah krisis ekonomi yang melanda Palestina," jelasnya.





