Kendaraan bertonase berat dan truk sumbu tiga dilarang melintas di jalur kawasan wisata Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Kebijakan itu tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang yang diberlakukan selama 17 hari dalam masa arus mudik dan balik Lebaran 2026, yakni mulai Jumat (13/3) hingga Minggu (29/3).
Adapun kawasan Puncak selama ini menjadi salah satu destinasi wisata paling padat di Jawa Barat ketika libur Lebaran.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan larangan operasional angkutan barang tersebut bertujuan untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama arus musim mudik dan balik Lebaran.
Aang menjelaskan kendaraan yang dibatasi meliputi truk sumbu tiga ke atas, truk gandeng atau tempel, serta angkutan hasil tambang.
Material TambangSelain truk sumbu tiga, kata Aang, kendaraan sumbu dua yang mengangkut muatan berat seperti material tambang juga dilarang melintas.
"Namun, ada pengecualian untuk kendaraan yang mengangkut sembako dan barang pangan lainnya, dan yang mengangkut migas, medis dan ternak," kata Aang kepada wartawan, Jumat (13/3).
Aang mengungkapkan, untuk mengoptimalkan penerapan aturan tersebut, jajarannya akan melakukan penyekatan di Pos TMC Tugu Lampu Gentur serta melakukan pengawasan melalui patroli personel di sepanjang Jalur Puncak.
Rekayasa LalinSelain itu, lanjut Aang, jajarannya telah menyiapkan dua titik atau lokasi untuk memarkirkan kendaraan yang kedapatan melintas di jalur kawasan wisata Puncak.
"Kami juga akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi dampak penerapan aturan tersebut, termasuk pengalihan arus kendaraan dari arah Bandung menuju Bogor, Jakarta, dan wilayah sekitarnya melalui jalur alternatif seperti Transyogi atau Jonggol, serta melalui tol Bocimi Sukabumi," jelasnya.
Aang menjelaskan, untuk akses menuju jalur Transyogi, kendaraan akan diarahkan mulai dari pertigaan Patung Kuda Kosong Sukaluyu menuju ruas jalan Cikalongkulon hingga ke Jonggol, Bogor. Sementara kendaraan yang akan melalui jalur Sukabumi diarahkan melalui jalan lingkar timur menuju Jalan Raya Sukabumi hingga pintu Tol Bocimi.
"Satlantas akan all out, seluruh personel hampir tiga per empat kekuatan diterjunkan ke lapangan untuk mengantisipasi kepadatan dan kemacetan selama musim mudik dan balik Lebaran," ujarnya.




