Psikolog Tekankan Orang Tua Harus Jadi Teladan dalam Mengatur Penggunaan Gawai Anak

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Psikolog anak Prof. Dr. Rose Mini Agoes Salim menekankan pentingnya peran orang tua sebagai teladan dalam mengatur penggunaan gawai oleh anak di lingkungan rumah.

Ia menyampaikan bahwa orang tua perlu memberikan contoh nyata dalam upaya mengurangi penggunaan perangkat digital.

Menurutnya, aturan pembatasan akses anak terhadap platform digital tidak akan berjalan efektif tanpa keterlibatan aktif dari orang tua.

Rose Mini Agoes Salim mengatakan bahwa "Orang tua adalah contoh bagi anak. Jangan minta anak tidak banyak menggunakan gadget kalau orang tuanya sendiri tidak bisa lepas dari handphone,".

Ia menjelaskan anak-anak cenderung belajar dari perilaku yang mereka lihat setiap hari.

Jika orang tua meminta anak mengurangi penggunaan ponsel tetapi tetap sering menggunakan gawai, maka anak akan menerima pesan yang bertentangan.

Rose Mini Agoes Salim juga menjelaskan penggunaan ponsel secara terus-menerus oleh orang tua di rumah dapat mengurangi interaksi dengan anak.

Kondisi tersebut dapat membuat anak merasa tidak memiliki ruang untuk berkomunikasi dengan orang tua.

Ia mengatakan bahwa "Ketika orang tua di rumah tapi waktunya diambil oleh handphone, kapan waktu untuk anak?".

Anak yang merasa kesulitan berkomunikasi dengan orang tua cenderung kembali mencari hiburan melalui gawai.

Hal tersebut dapat membuat anak semakin terikat dengan dunia digital.

Ia menjelaskan penerapan aturan pembatasan akses anak terhadap platform digital seperti media sosial dan gim memerlukan dukungan dari orang tua.

Orang tua perlu mengontrol diri dalam menggunakan gawai agar dapat menjadi contoh yang baik bagi anak.

Selain itu orang tua juga perlu menyediakan alternatif kegiatan menarik bagi anak.

Kegiatan alternatif tersebut membantu anak menyesuaikan diri dengan pembatasan penggunaan perangkat digital.

Rose Mini Agoes Salim menjelaskan pembatasan akses terhadap perangkat elektronik dapat menimbulkan kebingungan atau penolakan jika anak tidak memiliki pilihan aktivitas lain.

Oleh karena itu orang tua disarankan aktif mengajak anak melakukan kegiatan bersama.

Kegiatan tersebut dapat berupa olahraga bersama atau mengerjakan proyek sederhana di rumah.

Kegiatan bersama tersebut dapat memperkuat komunikasi antara orang tua dan anak.

Selain itu kegiatan tersebut juga membantu anak beradaptasi dengan pembatasan penggunaan gawai.

Rose Mini Agoes Salim mengatakan bahwa "Regulasi itu membantu orang tua. Tapi yang membimbing tetap orang tua. Mereka harus kreatif dan konsisten,".

Ia menambahkan keterlibatan aktif orang tua dapat mencegah penggunaan gawai secara berlebihan oleh anak.

Penggunaan gawai yang berlebihan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental anak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rismon Sianipar Temui Gibran, Dapat Bingkisan Besar
• 2 jam laludisway.id
thumb
Rismon Sianipar Sebut Ijazah Jokowi Asli: Saya Minta Maaf kepada Publik
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Yaqut Disebut 'Getok' Rp84 Juta Per Jemaah Haji Khusus
• 20 menit lalusuara.com
thumb
Tinjau Kilang Balongan, ESDM Jamin Stok BBM hingga LPG Aman Jelang Lebaran
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Bandara Soetta siagakan 15 ribu petugas saat masa angkutan Lebaran
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.