Daftar Titik Rawan Banjir dan Longsor di Kudus Masa Mudik Lebaran 2026

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

BPBD Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mewaspadai kemungkinan adanya ancaman bencana hidrometeorologi saat masa mudik Lebaran. Arus mudik tahun ini diprediksi dibarengi dengan cuaca berawan hingga hujan lebat.

Hal itu berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut cuaca diprediksi berawan hingga hujan lebat saat periode mudik.

"Potensi bencana hidrometeorologi kemungkinan bisa terjadi mengingat prediksi dari BMKG terjadi hujan lebat saat arus mudik," kata Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Jawa Tengah, Ahmad Munaji, kepada kumparan, Jumat (13/3).

Daerah rawan bencana di Kabupaten Kudus telah dipetakan. Munaji menyebut, beberapa titik lokasi di Kota Kretek memiliki potensi bencana. Daerah rawan longsor berada di kawasan Kecamatan Gebog dan Kecamatan Dawe.

"Desa Japan, Desa Menawan dan Desa Rahtawu salah satu contoh daerah rawan bencana longsor," sambungnya.

Antisipasi dilakukan yakni dengan memantau Early Warning System (EWS). Alat tersebut sudah terpasang di Desa Menawan dan Rahtawu di Kecamatan Gebog, serta satu lagi terdapat di Desa Japan, Kecamatan Dawe. Keseluruhan EWS tersebut dipastikan masih berfungsi. Cara kerja EWS itu mendeteksi apabila ada gerakan tanah.

"Jalur rawan longsor di desa tersebut biasanya digunakan untuk jalur alternatif. Selain itu juga dilalui masyarakat yang hendak berwisata kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati," terangnya.

Sedangkan daerah rawan banjir berada di Kecamatan Mejobo dan Kecamatan Undaan. Pihaknya meminta masyarakat untuk waspada mengingat hujan lebat dimungkinkan terjadi ketika arus mudik.

Munaji menyampaikan, lokasi rawan bencana ada di beberapa titik. Secara umum, daerah rawan longsor berada di Kabupaten Kudus bagian utara. Sedangkan titik rawan banjir berada di Kabupaten Kudus bagian selatan.

"Ketika ada kejadian bencana, kami BPBD Kudus bersama relawan dan instansi terkait siap melakukan penanganan," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, pada Kamis (12/3) menyampaikan puncak arus mudik bakal dimulai 14 Maret sampai 15 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik terjadi pada 24 Maret sampai 25 Maret serta 28 Maret hingga 29 Maret.

"Saat arus mudik diprediksi cuaca berawan dan hujan lebat. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada," katanya.

Sementara itu, pantauan pada laman bmkg.go.id, pada hari ini, Jumat (13/3), di Kabupaten Kudus diprakirakan mengalami hujan ringan. Suhu diperkirakan mencapai 24 derajat Celsius sampai 32 derajat Celsius. Sedangkan kelembaban udara berkisar 60 persen sampai 96 persen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Kapolri Pastikan Beri Pelayanan Maksimal
• 4 jam laluokezone.com
thumb
5 Fitur Baru Google Maps yang Wajib Anda Tahu
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Spanyol Berani Lawan Gertakan Trump: Kami Tidak Takut!
• 5 jam lalusuara.com
thumb
BRIN Olah Limbah Kelapa dan Sawit Jadi Genting Ringan untuk Daerah Rawan Gempa
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Amaliyah Ramadhan, PDI Perjuangan Makassar Hadir Bantu Ojol dan Bentor Lewat Voucher BBM Gratis
• 2 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.