Persiapan Sambut Lebaran, Mendag Busan Pastikan Harga Bapok Stabil dan Pasokan Cukup

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

KUDUS, DISWAY.ID -- Menteri Perdagangan Budi Santoso terus memastikan harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan pasokannya tersedia cukup untuk menyambut Idulfitri 1447 H.

Ia mengatakan, Kementerian Perdagangan turun langsung ke pasar serta memantau dan mengumpulkan data harga di pasar seluruh Indonesia untuk memastikan pasokan bapok tersedia dan harga terkendali, sehingga masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan tenang.

Mendag Busan menyampaikan hal tersebut saat meninjau Pasar Baru Kudus di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Kamis, 12 Maret 2026.

BACA JUGA:Prabowo akan Gelar Sidang Kabinet Persiapan Lebaran 2026 Sore Ini

BACA JUGA:Apa yang Membuat Rismon Akhirnya Mengakui Keaslian Ijazah Jokowi? Ternyata...

Turut hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.

Sementara itu, mendampingi Mendag Busan, yaitu Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi.

“Beras normal, MINYAKITA juga normal, kami lakukan pantauan terutama menjelang Lebaran. Kami ingin harga-harga terkendali dan pasokan tercukupi sehingga masyarakat dapat belanja sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, masyarakat bisa menjalani puasa dan Lebaran dengan harga yang terjamin,” kata Mendag Busan pascakunjungan.

Menurut Mendag Busan, Kementerian Perdagangan turun langsung ke pasar-pasar rakyat untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bapok menjelang Idulfitri 2026.

Di samping itu, Kemendag selalu memantau harga bapok di 514 kabupaten dan kota di 38 provinsi di Indonesia.

BACA JUGA:Cak Imin Dorong Kolaborasi Lintas Agama untuk Tekan Kemiskinan di Bulan Ramadan

BACA JUGA:Digelar di Bandung, BSI Fest Ramadan 2026 Tawarkan Diskon Paket Umrah Hingga Rp 4 juta

Hasil pantauan dikumpulkan dan ditampilkan dalam dashboard Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag melalui tautan https://sp2kp.kemendag.go.id.

“SP2KP memungkinkan kami memantau harga di seluruh Indonesia di 550 titik pasar di 514 kabupaten dan kota. Namun, kami tetap turun ke pasar karena kami ingin tahu langsung ketersediaan dan harga bapok. Upaya ini memungkinkan kami bertindak cepat dan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah jika terjadi gejolak harga,” ungkap Mendag Busan.

Berdasarkan pantauan di Pasar Baru Kudus hari ini, sejumlah komoditas bapok dijual sesuai atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan (HA).

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemantapan Jalan Nasional Non-Tol Capai 93,5 Persen, Siap Dipakai Mudik Lebaran 2026
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
KPK Beberkan Peran Bos Maktour Fuad di Kasus Kuota Haji yang Jerat Yaqut
• 10 jam laludetik.com
thumb
Kemhan Berangkatkan 712 Pegawai & Keluarga Mudik Lebaran 2026, Siapkan 27 Bus
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Erick Thohir Soroti Unsur Budaya dalam Jersei Baru Timnas Indonesia
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Blunder Fatal Jorgensen Hancurkan Chelsea di Paris, Ini Alasan Liam Rosenior Tetap Beri Pembelaan
• 4 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.