JAKARTA, KOMPAS.com - Pembunuh pensiunan PT Jakarta International Container Terminal (JICT) Ermanto Usman, mengaku tak sadar membawa kunci mobil saat merampok rumah korban.
Mobil yang terparkir di rumah korban pun sejak awal tak menjadi sasaran bagi pembunuh sekaligus perampok bernama Sudirman (28) itu.
“Tersangka tidak berniat mengambil kunci mobil ataupun mobilnya, dia hanya berniat mengambil barang barang berharga yang mudah untuk dibawa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada Kompas.com, Jumat (12/3/2026).
Baca juga: Misteri Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman Terkuak: Pencuri Panik, Linggis Bertindak
Tas itu digunakan untuk menyimpan barang curiannya. Di antaranya dua unit ponsel, satu laptop, perhiasan, dan uang.
Tanpa sepengetahuan dia, ada kunci mobil di dalam tas yang diambilnya.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=ermanto usman, pembunuhan ermanto usman, ermanto usman tewas&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMy8xMy8xMzU4NTk4MS9wZW1idW51aC1wZW5zaXVuYW4tamljdC1lcm1hbnRvLXVzbWFuLXRhay1zYWRhci1iYXdhLWthYnVyLWt1bmNpLW1vYmls&q=Pembunuh Pensiunan JICT Ermanto Usman Tak Sadar Bawa Kabur Kunci Mobil§ion=Megapolitan'
var xhr = new XMLHttpRequest();
xhr.addEventListener("readystatechange", function() {
if (this.readyState == 4 && this.status == 200) {
if (this.responseText != '') {
const response = JSON.parse(this.responseText);
if (response.url && response.judul && response.thumbnail) {
const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`;
document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString;
} else {
document.querySelector(".kompasidRec").remove();
}
} else {
document.querySelector(".kompasidRec").remove();
}
}
});
xhr.open("GET", endpoint);
xhr.send();
“Tersangka mengambil tas perempuan jenis anyaman plastik dan ternyata di dalam tas tersebut ada dua kunci mobil dimaksud,” ujar Budi.
Selanjutnya, tas itu dibuang Sudirman saat melintas di Kalimalang, Jakarta Timur. Kunci itu pun ikut terbuang bersama tas itu.
Barang curian itu kemudian dijual oleh Sudirman ke tempat-tempat berbeda. Termasuk ponsel dan gelang emas.
“Gelang emas dijual ke ibu-ibu atau inang-inang yang duduk di depan Pasar Koja Jakarta Utara,” kata Budi.
Sebelumnya diberitakan, Ermanto dan istrinya, Pasmilawati (60), dirampok dan dianiaya yang berujung maut pada Senin (2/3/2026).
Baca juga: Pensiunan JICT Ermanto Usman Tewas, Polisi: Murni Perampokan karena Rumah Mewah
Saat ditemukan, Ermanto berada di atas kasur dalam kondisi bersimbah darah, sementara Pasmilawati tergeletak di lantai kamar.
Ermanto meninggal dunia di lokasi, sedangkan istrinya dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/
function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){
var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){
entires.forEach(function(entry) {
if(entry.intersectionRatio > 0){
showAds(entry.target)
}
});
}, {
threshold: 0
});
observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot));
function showAds(element){
console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot);
observerAds.unobserve(element);
observerAds.disconnect();
googletag.cmd.push(function() {
var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot)
.setTargeting('Pos',[posName])
.setTargeting('kg_pos',[posName_kg])
.addService(googletag.pubads());
googletag.display(divGptSlot);
googletag.pubads().refresh([slotOsm]);
});
}
}
Pembunuhan dilakukan pelaku murni karena ingin menguasai harta korban.
Pelaku yang panik saat ketahuan menyusup ke dalam rumah, langsung memukul Ermanto dan istrinya dengan linggis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang