Ngabuburit Literasi Bareng Forum TBM Sidoarjo, Ajak Masyarakat Gemar Membaca

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Kristiono

TVRINews, Sidoarjo

Suasana sore di Paseban Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo sempat diselimuti langit mendung dan angin kencang yang mengancam turunnya hujan deras. Namun cuaca perlahan mereda, memberi ruang bagi para pegiat literasi untuk berkumpul dan menggelar kegiatan literasi di ruang publik.

Kegiatan sarasehan literasi bertajuk Ngabuburead akhirnya digelar. Kegiatan ini menghadirkan berbagai komunitas untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan membaca buku serta berbagi cerita.

Kegiatan tersebut digagas oleh Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Sidoarjo bersama sejumlah komunitas, antara lain TBM Mutiara Rindang, Read Aloud Sidoarjo, Putra Putri Delta Sidoarjo, Ekraf Sidoarjo, Kampung Lali Gadget, Indonesia Book Party, Pemuda Lintas Dusun, serta Tim Konten Kreator Diskominfo Sidoarjo.

Ketua PD Forum TBM Kabupaten Sidoarjo, Fitri Setyo Ariani, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antar komunitas literasi di Sidoarjo.

“Melalui kegiatan bersama seperti ini, kolaborasi antar komunitas literasi menjadi lebih mudah sehingga tujuan peningkatan literasi masyarakat dapat tercapai secara bersama,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, pemanfaatan ruang publik seperti alun-alun menjadi cara efektif untuk mendekatkan budaya membaca kepada masyarakat.

“Ruang publik dapat menjangkau masyarakat luas sehingga literasi dapat diperkenalkan secara langsung dalam suasana yang santai dan rekreatif,” jelasnya.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian pengunjung adalah sesi read aloud atau membacakan buku untuk anak-anak yang dibawakan oleh Komunitas Read Aloud Sidoarjo.

Ketua Read Aloud Sidoarjo, Melia Putri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan literasi kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan.

“Ngabuburit tidak hanya tentang mencari takjil, tetapi juga bisa menjadi momen memberi makan imajinasi melalui buku,” ujarnya.

Pegiat literasi dari TBM Mutiara Rindang, Kuswanto, menilai kegiatan Ngabuburead menjadi langkah inspiratif dalam memperkuat kolaborasi komunitas literasi. Meski demikian, ia mengakui tantangan dalam gerakan literasi masih cukup besar.

“Bagi sebagian masyarakat, membaca masih dianggap sebagai kebutuhan sekunder. Tantangan bagi TBM adalah menjaga konsistensi kegiatan agar tetap menarik bagi masyarakat,” katanya.

Keterlibatan generasi muda juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Pembina Putra Putri Delta Sidoarjo, Nety Endrawatie, SE, menilai generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam menggerakkan literasi.

“Dengan kreativitas serta pemanfaatan media sosial, generasi muda dapat mengemas kegiatan literasi menjadi lebih menarik dan mampu menjangkau masyarakat lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Doni, relawan literasi dari Rumah Cahaya yang juga aktif di Forum Lingkar Pena (FLP) Sidoarjo, berharap ruang-ruang literasi di Sidoarjo dapat kembali menjadi tempat bertumbuhnya penulis muda.

“Literasi perlu dikemas sesuai minat generasi muda, seperti pelatihan menulis, fotografi menggunakan ponsel, hingga kegiatan bedah film,” katanya.

Para pegiat literasi berharap kegiatan seperti Ngabuburead dapat menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar dalam menumbuhkan budaya membaca di tengah masyarakat Sidoarjo.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BTN SIapkan Uang Tunai Rp23,18 triliun Jelang Lebaran 2026
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kebutuhan Mobil Komersial Kian Tinggi, Wuling Tawarkan ICE dan EV
• 3 menit lalumedcom.id
thumb
“Tentara Amerika Mundurlah atau Kalian Kami Kubur”, Iran Umumkan Gelombang ke-44 Operasi True Promise 4
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Darurat Ruang Digital: Regulasi Baru Media Sosial untuk Anak
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas UBS dan Galeri24 Kompak Turun pada Jumat Ini
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.