India Krisis Gas: Restoran Hapus Menu Panas demi Hemat Bahan Bakar

suara.com
9 jam lalu
Cover Berita

Suara.com - Imbas terbatasnya pasokan gas cair (LPG), sejumlah restoran di India berhenti menyajikan makanan panas. Air lemon dan camilan simpel kini jadi andalan baru bagi pelanggan.

Dampak krisis gas pada restoran di India

Di beberapa restoran India, makanan dan minuman panas, bahkan teh, telah menghilang dari menu dan digantikan oleh makanan cepat saji dan air lemon karena terbatasnya gas masak.

Juru masak harus memasak menu yang lebih sederhana dan menggunakan lebih sedikit bahan bakar agar persediaan gas cair (LPG) mereka bertahan lebih lama.

Image: Dapur-dapur di seluruh India terpaksa membuang makanan panas karena kekurangan gas untuk memasak. Reuters: Francis Mascarenhas

Krisis pasokan ini terjadi akibat terhentinya lalu lintas pengiriman melalui Selat Hormuz akibat perang Iran, yang meningkatkan biaya energi dan transportasi, serta menghambat produksi dari produsen minyak dan gas dari Timur Tengah.

India, importir LPG terbesar kedua di dunia, telah memerintahkan kilang minyak menggenjot produksi, namun kantin dan asrama mengatakan pasokan tetap terbatas, sehingga memaksa perubahan menu.

"

"Persediaan gas di hostel kami tinggal sekitar 4-5 hari lagi, dan dengan masak makanan hemat energi, mungkin dapat memperpanjang masa pakai tabung gas dua hari lagi," kata Arunkumar DT, presiden Asosiasi Kesejahteraan Pemilik Hostel Bengaluru.

"

Netanyahu ancam pemimpin Iran

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengadakan konferensi pers pertamanya sejak perang dimulai.

Baca Juga: Mobil Bekas Cocok Dipakai Jangka Panjang: 5 Opsi Tunggangan Irit BBM, Konsumsi Kurang dari 15 Km/L

Dalam konferensi pers tersebut, ia secara terselubung mengancam akan membunuh pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Kamenei.

Image: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengadakan konferensi pers pertamanya sejak perang dimulai. Reuters

"Kami telah melenyapkan tiran lama, dan tiran baru, boneka Garda Revolusi, tidak dapat menunjukkan wajahnya di depan umum," katanya.

Ketika ditanya tentang tindakan apa yang mungkin diambil Israel terhadap Khamenei dan pemimpin Hizbullah Naim Qassem, Netanyahu mengatakan:

"Saya tidak akan memberikan polis asuransi jiwa kepada pemimpin organisasi teroris mana pun… Saya tidak bermaksud memberikan pesan yang pasti di sini tentang apa yang kami rencanakan atau apa yang akan kami lakukan."

Djokovic kalah dalam turnamen Indian Wells

Petenis peringkat tiga dunia Novak Djokovic kalah dari juara bertahan Jack Draper dalam pertandingan babak keempat yang menegangkan di turnamen bergengsi Indian Wells.

Image: Novak Djokovic (kanan) memberi selamat kepada Jack Draper setelah pertandingan tiga set yang menegangkan. Getty Images: Matthew Stockman

Djokovic, juara lima kali di ajang ATP Masters 1000, bangkit di set ketiga dengan mematahkan servis Draper ketika petenis Inggris unggulan ke-14 itu melakukan servis untuk memenangkan pertandingan pada kedudukan 5-4.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Presiden Prabowo-Wapres Gibran Tunaikan Zakat Melalui Baznas di Istana Negara
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Kritik Pengamat: Ada yang Tidak Suka Pemerintahnya Berhasil
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi dan Gibran Asli
• 9 jam laludetik.com
thumb
Intip Isi Kapal Nuklir USS Abraham Lincoln, Pangkalan Perang Raksasa
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.