Demand Gas Diprediksi Tumbuh, PGN Bidik Penyaluran 877 BBTUD Tahun Ini

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina menargetkan penyaluran gas bumi ke berbagai segmen pelanggan sekitar 877 BBTUD atau tumbuh sebesar 4 persen.
 
Hal ini didorong oleh optimisme terhadap pertumbuhan demand dari beberapa kawasan industri dan pelanggan baru, khususnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah. PGN juga akan melengkapi layanan gas bumi dengan penyaluran LNG. Optimisme ini yang mendorong PGN untuk memperkuat operasional sebagai pondasi utama.
 
“Fokus PGN di tahun 2026 adalah penguatan operasional sebagai investasi jangka panjang untuk menjamin keandalan layanan kepada pelanggan. PGN juga memiliki harapan besar untuk menyambungkan gas bumi menuju masyarakat di berbagai sektor masyarakat dan pusat-pusat ekonomi,” jelas Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 Maret 2026.
  Baca juga: PGN Siapkan Belanja Modal USD353 Juta pada 2026, Fokus Perkuat Infrastruktur Gas Proyek strategis Fajriyah menjelaskan, PGN memiliki proyek strategis seperti akselerasi sejumlah inisiatif untuk memperkuat infrastruktur transmisi, distribusi dan regasifikasi. Arah pengembangan ini mencakup perluasan jangkauan layanan melalui customer attachment yang menyasar sektor komersial dan industri di berbagai skala usaha.

PGN juga tengah menyelesaikan proyek infrastruktur seperti Pipa Cikampek - Plumpang, rencana penambahan jalur Pipa Distribusi Sei Mangkei serta pengembangan fasilitas penyimpnanan dan regasifikasi LNG.
 
Kemudian dalam upaya memperluas akses energi ke rumah tangga, PGN mengakselerasi jaringan gas rumah tangga (jargas) di Sumatera dan Jawa. Langkah ini dibarengi dengan inovasi infrastruktur midstream melalui moda beyond pipeline yaitu CNG cylinder, LNG Hub retail, trucking dan Vertical Gas Liquid (VGL) tank.
 
Melengkapi inovasi tersebut, PGN menguatkan infrastruktur LNG melalui optimalisasi fasilitas Hub & Storage Arun yang kini telah dilengkapi dengan fasilitas keamanan yang prima dan ekspansi pengembangan fasilitas LNG ke wilayah Indonesia timur untuk sektor kelistrikan.
 
“Dalam pelaksanaan pengembangan proyek strategis di tahun 2026, PGN terus berupaya optimal dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun perusahaan,” tutur Fajriyah.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dampak Konflik Iran: Diplomasi Menegang, Ekonomi Terguncang
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Operasi Pekat Semeru 2026 Polres Madiun Ungkap 66 Kasus, 67 Tersangka Diamankan
• 9 jam lalurealita.co
thumb
Pemudik di Pelabuhan GSN Surabaya Diproyeksi Meningkat Jadi 287.000 Orang
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Banggar DPR Minta Pemerintah Tajamkan Prioritas APBN 2026
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.