Pemerintah Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Cilegon

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat, 13 Maret 2026.

Peninjauan dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Agus Subiyanto.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau fasilitas pelayanan penumpang di pelabuhan, termasuk ruang penumpang kapal feri yang akan berangkat menuju Pelabuhan Bakauheni. Mendagri juga berdialog dengan sejumlah calon pemudik terkait tujuan perjalanan mereka.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi penyeberangan menjelang periode mudik Lebaran yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang. 

Pelabuhan Merak menjadi salah satu titik utama mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan dari Pulau Jawa menuju Sumatera. 

Usai meninjau lapangan, para menteri dan pejabat terkait mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Arus Mudik Lebaran 2026 yang digelar di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak.

Dalam keterangannya, Menko PMK Pratikno menyampaikan pemerintah menargetkan penyelenggaraan mudik tahun ini dapat berjalan aman, lancar, nyaman, dan selamat.

Ia menjelaskan arus mudik diperkirakan mulai terjadi sekitar 18 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Maret 2026. 

Pemerintah berharap pergerakan pemudik dapat tersebar di beberapa hari agar tidak menumpuk pada waktu tertentu, mengingat periode mudik tahun ini relatif panjang.

Rentang waktu tersebut dipengaruhi oleh adanya akhir pekan, kebijakan flexible working arrangement bagi aparatur sipil negara, cuti bersama, serta berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.

"Oleh karena itu, dengan rentang yang panjang ini, kami mengharapkan ada distribusi mudik tidak tertumpuk di hari tertentu," kata Pratikno dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Jumat, 13 Maret 2026.

Pratikno menambahkan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk inovasi pelayanan dan peningkatan koordinasi lintas sektor. 

Kesiapsiagaan terhadap potensi kendala seperti faktor cuaca juga terus diperkuat agar arus mudik dan balik dapat berlangsung dengan optimal.

“Ini adalah kerja kita bersama supaya mudik dan arus balik nanti berjalan dengan aman, nyaman, lancar, dan selamat,” ujar Pratikno.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Imbas Konflik Iran AS Israel, Ekonomi Indonesia Terancam? Ini Strategi Cegah Krisis | ROSI
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
[FULL] Iran Ancam AS Minyak Bisa Tembus USD 200 per Barel, Ini Dampaknya ke Ekonomi Global
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Kapolri Beri 150 Motor ke 3 Polda Terdampak Bencana Jelang Operasi Ketupat 2026
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Palembang Hari Ini, Jumat 23 Ramadan 1447 H
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Yaqut Ubah Pembagian Kuota Haji, KPK: Hanya Segilintir Pihak yang Mengetahui
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.