CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan terhadap pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan Mina Salman, Bahrain.
Serangan tersebut disebut dilakukan menggunakan kombinasi rudal dan pesawat nirawak (drone).
Dalam keterangan resmi yang dirilis melalui media milik IRGC, Sepah News, Kamis (12/1), pasukan tersebut menyatakan serangan dilakukan dalam dua gelombang pada dini hari.
IRGC menyebut operasi tersebut memberikan "pukulan telak" terhadap pangkalan militer Amerika Serikat yang menjadi salah satu pusat operasi angkatan laut AS di kawasan Teluk.
Menurut pernyataan tersebut, serangan dilancarkan secara presisi dengan memanfaatkan drone kamikaze serta rudal jelajah dan balistik yang diarahkan ke beberapa target militer.
Beberapa sasaran yang diklaim menjadi target di antaranya sistem pertahanan anti-drone serta gudang yang menyimpan kendaraan bawah air kendali jarak jauh.
Serangan ini disebut sebagai bagian dari meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya, pada 28 Februari, Israel bersama Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan yang menargetkan Teheran serta sejumlah kota lain di Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior dan warga sipil.
Sebagai respons, Iran kemudian meluncurkan beberapa gelombang serangan balasan menggunakan rudal dan drone. Target serangan tersebut meliputi wilayah Israel serta berbagai pangkalan dan aset militer Amerika Serikat yang tersebar di Timur Tengah.
Ketegangan yang terus meningkat ini menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan, terutama mengingat keterlibatan langsung beberapa negara besar dalam rangkaian serangan tersebut.
Sumber: Xinhua- ANTARA



