Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri terus melakukan evakuasi bertahap terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, mengatakan pada tahap pertama evakuasi sebanyak 32 WNI telah tiba di Tanah Air pada 10 dan 11 Maret 2026.
“Untuk evakuasi tahap kedua saat ini tengah berproses dan diikuti oleh 34 WNI yang akan dipulangkan dalam dua gelombang,” kata Heni dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Maret 2026.
Ia menjelaskan, sekitar 20 WNI dijadwalkan tiba di Jakarta pada hari ini, sementara 14 orang lainnya akan tiba pada keesokan harinya.
Menurut Heni, pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran terus melakukan asesmen terhadap situasi keamanan di Iran sekaligus berkomunikasi intensif dengan para WNI yang masih berada di negara tersebut.
“Keputusan mengenai evakuasi berikutnya akan disesuaikan dengan perkembangan situasi keamanan di lapangan serta kesiapan para WNI yang masih berada di sana,”ucapnya.
Selain itu, Kemlu juga terus memantau kondisi WNI di kawasan Timur Tengah secara keseluruhan seiring dinamika konflik yang masih berkembang.
Pemerintah memastikan perlindungan dan keselamatan WNI tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang diambil di tengah situasi yang terus berubah.
Editor: Redaksi TVRINews





