5 Modus Penipuan Jelang Lebaran yang Harus Diwaspadai

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jelang Lebaran, intensitas masyarakat untuk mengirim pesan secara online semakin meningkat karena kebutuhan silaturahmi. 

5 Modus Penipuan Jelang Lebaran yang Harus Diwaspadai. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Waspada modus penipuan menjelang Lebaran. Mendekati Hari Raya, masyarakat mulai menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Pada periode ini, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dengan modus penipuan. 

Sering terjadi aksi penipuan online dengan beragam modus saat momentum Lebaran. Pada masa-masa ini, intensitas masyarakat untuk mengirim pesan secara online semakin meningkat karena kebutuhan silaturahmi. 

Baca Juga:
5 Tips Pengecekan Kendaraan Sebelum Mudik, Apa Saja yang Harus Diperiksa?

Pada masa inilah pelaku penipuan biasanya memanfaatkan momentum dengan menggencarkan aksi. Melansir Bank DBS Indonesia (13/3/2026), berikut ini adalah beberapa modus penipuan jelang Lebaran yang harus diwaspadai. 

5 Modus Penipuan Jelang Lebaran yang Harus Diwaspadai  1. Link Promo Lebaran 

Momentum Ramadan dan Lebaran memang sering dimanfaatkan pelaku usaha untuk menggelar promo. Sayangnya, momentum ini juga dimanfaatkan oleh pelaku penipuan dengan mengirimkan link scam. 

Baca Juga:
5 Tips Aman Meninggalkan Rumah Selama Mudik, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?
2. File Apk Disamarkan 

Ada juga modus mengirimkan file Apk yang disamarkan sebagai kartu ucapan Lebaran digital. Jika tidak jeli, korban bisa saja membuka file tersebut, lalu tanpa sengaja mengunduh aplikasi dalam file tersebut. 

Aplikasi yang terunduh itu biasanya digunakan penipu untuk mencuri data-data sensitif pemilik handphone, mencuri akun media sosial pemilik handphone, dan sebagainya. 

Baca Juga:
5 Tips Agar Hewan Peliharaan Tetap Terawat saat Mudik, Begini Cara Aman Mengurusnya

3. Meminta OTP/PIN/CVV 

Terkadang pelaku penipuan juga menggencarkan aksi dengan berpura-pura sebagai customer service dari lembaga resmi, perusahaan, atau bank. Korban akan diarahkan untuk memberikan informasi rekening dan data pribadi, lalu diminta untuk memberikan kode OTP yang masuk ke ponselnya. 

4. Promo Tiket Murah Palsu 

Penipuan dengan modus promo tiket murah juga pernah terjadi. Promo-promo palsu ini disebarkan di media sosial dan internet, dibuat sangat meyakinkan sehingga menyerupai yang asli. Namun, saat dibeli, tiket tidak pernah datang dan uang sudah terlanjur melayang. 

5. Kurir dengan Link Pelacakan Palsu 

DBS Indonesia juga melaporkan modus ini. Pelaku bisa saja mengaku sebagai kurir, lalu mengirimkan link pelacakan paket ke korban. Padahal si calon korban sedang tidak membeli apa pun. 

Jika Anda tidak merasa sedang membeli apa pun, jangan pernah membuka link yang dikirimkan oleh kurir-kurir gadungan seperti ini. Pastikan juga untuk membeli barang di kanal marketplace agar transaksi lebih aman. 

Itulah 5 modus penipuan jelang Lebaran yang harus diwaspadai. 


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Targetkan Impor Energi ke Depan Hanya Minyak Mentah
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Panathinaikos vs Real Betis, Penalti Larut Vicente Taborda Segel Kemenangan Dramatis Prasini
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jauh Sebelum Cindy Rizap Oplas, Ia Pernah Ingatkan Pentingnya Menerima Diri Apa Adanya
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
PDI Perjuangan Makassar Hadir Bantu Ojol dan Bentor Lewat Voucher BBM Gratis
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Kemlu: KTT D-8 di Indonesia Ditunda
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.