?Jakarta: Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Djaka Budi Utama melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok pada Jumat 13 maret 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus logistik nasional menjelang Lebaran Idulfitri 1447 H serta mengevaluasi efektivitas pelayanan dan pengawasan di pelabuhan tersibuk di Indonesia tersebut.
?
?Didampingi oleh jajaran Direktur teknis, Djaka meninjau langsung beberapa titik krusial. Mulai dari Main Office, TPFT Graha, hingga Longroom untuk melihat kesiapan personel di lapangan.
Dalam sesi arahan kepada para Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen (PFPD), Djaka memberikan penekanan khusus pada aspek integritas. Dia menginstruksikan agar fungsi Kepatuhan Internal (KI) diperkuat sebagai alat pencegahan praktik koruptif.
?
"Selama Saudara bekerja secara profesional dan tidak mengambil keuntungan pribadi dari pekerjaan tersebut, instansi akan memberikan pendampingan penuh jika terjadi pemeriksaan oleh aparat pengawas," tegas Djaka melalui keterangan tertulis, Jumat, 13 Maret 2026.
Baca Juga :
Penerimaan Bea Cukai Capai Rp44,9 Triliun per Februari 2026?
Djaka juga meminta kepada para petugas tidak memberikan keistimewaan kepada pengusaha atau forwarder tertentu. Djaka juga berpesan kepada Kepala Kantor untuk melakukan mitigasi cepat terhadap isu-isu negatif yang dapat merusak citra organisasi.
Sementara itum, Kepala KPU BC Tanjung Priok Dwi Teguh Wibowo menyampaikan bahwa tren arus barang menjelang Lebaran diperkirakan akan mengalami lonjakan beban (high load). Untuk mengantisipasi hal tersebut, KPU Tanjung Priok terus mengoptimalkan penggunaan Trade AI dalam penetapan surat penetapan tarif dan nilai pabean (SPTNP).
?
Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu Djaka Budi Utama berkunjung ke KPU Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok. Foto: Istimewa.
?Meskipun masih dalam tahap penyempurnaan, penggunaan AI diharapkan mampu meminimalisir kesalahan umum. Seperti salah tarif, nilai, jumlah, maupun jenis barang.
Selaras dengan hal tersebut, Direktorat IKC dan Direktorat KI berkomitmen untuk menginventarisasi aplikasi mandiri dari unit vertikal untuk diangkat menjadi aplikasi nasional guna efisiensi anggaran dan standarisasi layanan. Kesiapan Layanan Selama Libur Lebaran ?Menghadapi masa libur panjang, Eks Sekretaris Utama BIN itu memastikan bahwa pelayanan di Pelabuhan Tanjung Priok tidak akan berhenti. Mekanisme pergantian petugas (shifting) telah diatur sedemikian rupa. Sehingga, arus barang tidak terhambat, yang dapat mengakibatkan kerugian bagi pengguna jasa.
Bahkan, Djaka membuka peluang untuk mengerahkan bantuan personel dari Kantor Pusat jika terjadi penumpukan barang yang luar biasa di lapangan.
?
?Kunjungan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap setiap kebijakan yang dikeluarkan. Komitmen tersebut dibuat untuk memastikan kepuasan pengguna jasa dan menjaga stabilitas ekonomi nasional menjelang hari raya.




