Mobil Hybrid Makin Laku Keras di RI, Ternyata Ini Alasannya

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang dinaungi oleh PT Astra International Tbk. (ASII) resmi meluncurkan mobil hibrida terbaru, Rocky Hybrid di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus meningkat. Namun di antara berbagai jenis teknologi, mobil hybrid justru dinilai paling diminati oleh masyarakat.

Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan kendaraan listrik memang menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun dari sisi kenyamanan penggunaan, mobil hybrid dinilai lebih mudah diterima oleh konsumen.

Baca: Mobil Listrik China Sekali Ngecas Bisa Ngebut 1.000 Km, Amerika Bye!

"Pertumbuhan kendaraan listrik memang bagus. Pangsa pasarnya juga sudah cukup tinggi sekitar 14%," ujar Putu di Kemenperin, Jumat (13/3/2026).


Dalah satu alasan utama meningkatnya minat terhadap mobil hybrid adalah karena kendaraan ini tidak memerlukan infrastruktur pengisian daya khusus seperti mobil listrik murni. Konsumen tetap dapat menggunakan jaringan bahan bakar yang sudah tersedia tanpa harus bergantung pada stasiun pengisian listrik.

"Hybrid lebih mudah diterima karena tidak perlu infrastruktur tambahan. Kendaraan ini tetap menggunakan BBM tetapi jauh lebih efisien," katanya.

Foto: Daihatsu Rocky Hybrid dipajang di IIMS 2026, JiExpo Kemayoran, Jumat (6/2/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
Daihatsu Rocky Hybrid dipajang di IIMS 2026, JiExpo Kemayoran, Jumat (6/2/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Selain itu teknologi hybrid juga menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan konvensional. Beberapa model bahkan mampu mencapai konsumsi bahan bakar yang sangat hemat.

"Efisiensi mobil hybrid itu sangat tinggi. Konsumsi bahan bakarnya bisa lebih dari 20 kilometer per liter," jelasnya.

Baca: Penjualan Mobil Tiba-Tiba Naik, Bos Gaikindo Ungkap Alasan Tak Terduga

Perkembangan teknologi kendaraan juga membuat masyarakat semakin tertarik mencoba berbagai inovasi otomotif. Generasi konsumen saat ini disebut lebih terbuka terhadap teknologi baru dibandingkan sebelumnya.

"Sekarang generasinya berbeda. Banyak orang ingin mencoba teknologi baru dan melihat sendiri mana kendaraan yang paling cocok untuk mereka," kata Putu.


(fys/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Produksi Kakao Domestik Mulai Naik, Gencarkan Program dari BPDP

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momentum Ramadan, EMUD Papua Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Aksi Bagi Takjil dan Beras
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Kemendagri Dorong Pengendalian Pencemaran Udara Berbasis Data dan Kolaborasi
• 51 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Stadion Baru MU Membengkak Jadi Rp60 Triliun, Negosiasi Lahan Alot hingga Proyek Terancam Molor 10 Tahun
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Tanpa Sekat, Kemenag Surabaya Ajak Dhuafa Makan Satu Talam
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Waspada Risiko Riba saat Tukar Uang Baru untuk Lebaran, Ini Imbauan Pakar Ekonomi Islam
• 15 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.