JAKARTA, KOMPAS.com – Sebuah truk proyek terguling di pinggir Jalan KH Abdullah Syafii, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/3/2026) dini hari setelah tertimpa crane dari area proyek di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas di sekitar lokasi, termasuk dinding pembatas proyek yang berbatasan dengan sebuah restoran.
Crane yang jatuh juga sempat menabrak dinding pembatas antara kawasan proyek dan restoran yang berada di sampingnya. Saat kejadian tidak ada pelanggan maupun kendaraan yang sedang berada di area parkir restoran.
“Iya tadinya sampai ke sini (halaman parkir restoran), tapi lagi enggak ada orang, enggak ada korban,” kata warga bernama Ilham (bukan nama sebenarnya) (50) yang ditemui di lokasi, Jumat.
Baca juga: Truk Proyek Terbaring di Jalan Abdullah Syafii, Lalu Lintas Tebet Padat hingga Malam
Truk tak kuat menahan beban crane
Berdasarkan keterangan warga, truk tersebut oleng setelah tidak mampu menahan beban crane yang jatuh menimpanya pada dini hari. Crane yang terjatuh itu masih terlihat berada di dalam maupun di luar area proyek.
Dinding pembatas yang sebelumnya ambruk kini telah ditutup menggunakan seng proyek.
Selain itu, beberapa pohon di sekitar lokasi juga terlihat sudah dipangkas karena sempat tertimpa bagian crane. Bangku di trotoar jalan pun mengalami kerusakan, meski masih dapat digunakan untuk duduk.
Di sekitar truk yang masih terbaring, petugas memasang garis peringatan berwarna hitam-kuning untuk membatasi area kejadian.
Sejumlah pekerja proyek terlihat memotong bagian crane guna mempermudah proses evakuasi.
Sementara itu, lalu lintas di Jalan KH Abdullah Syafii masih cukup ramai, terutama menuju kawasan Casablanca dan Pancoran. Hal ini terjadi karena posisi truk yang terbaring memakan sebagian badan jalan sehingga menyebabkan penyempitan jalur.
Meski demikian, arus kendaraan kembali lancar setelah melewati lokasi truk tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang