Optimalisasi Zakat Dinilai Mampu Perkuat Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) mendorong optimalisasi pengelolaan zakat sebagai upaya mengentaskan kemiskinan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di Indonesia.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sinergi antarlembaga pengelola zakat, peningkatan literasi zakat di masyarakat, digitalisasi layanan zakat, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) amil zakat.

BACA JUGA: Indeks Zakat Nasional 2025 Capai 0,57, Ratusan Ribu Warga Keluar dari Kemiskinan

Hal tersebut mengemuka dalam talkshow bertajuk “Kiprah Baznas dan LAZ: Zakat Menguatkan Indonesia” yang digelar di Mal Atrium Senen, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Baznas Sodik Mudjahid, Pimpinan Baznas Rizaludin Kurniawan, Ketua Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini, serta Head of Customer Relations & Networking Rumah Zakat Tantan Supriatna.

BACA JUGA: Beras Zakat Fitrah Disalurkan kepada Warga Pesisir Terdampak Banjir Rob

Dalam arahannya, Sodik Mudjahid mengatakan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah menjadi kunci utama dalam memperkuat peran zakat bagi kesejahteraan umat.

Menurutnya, kesadaran tersebut perlu didorong melalui berbagai upaya proaktif, termasuk menghadirkan layanan zakat di ruang-ruang publik.

BACA JUGA: 625 Ton Beras Zakat Fitrah Siap Didistribusikan ke 36 Provinsi

“Kami tidak menunggu, tetapi datang langsung ke pusat-pusat keramaian. Mudah-mudahan dengan cara ini kesadaran meningkat, jumlah yang terkumpul meningkat, sehingga yang terdistribusi kepada umat dan para asnaf juga makin meningkat,” ujar Sodik.

Sementara itu, Rizaludin Kurniawan menekankan pentingnya penguatan tata kelola zakat melalui penggunaan satu data nasional bagi mustahik serta pendampingan berkelanjutan dalam program pemberdayaan.

Menurutnya, pemanfaatan data yang terintegrasi akan membuat penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Juwaini menyatakan dukungan terhadap penguatan sinergi antarpengelola zakat guna meningkatkan capaian zakat nasional, baik dari sisi penghimpunan maupun pemanfaatannya.

Senada dengan itu, Tantan Supriatna menilai program zakat perlu diarahkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan usaha produktif dan pendampingan berkelanjutan agar mustahik dapat mandiri dan berpotensi menjadi muzaki di masa depan. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anak-Anak Papua Antusias Sambut Kapal Pengantar MBG
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
IHSG Dibuka Turun 0,30 Persen ke 7.388, Bursa Asia Kompak Merah
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Komisi IX DPR Dukung Menkes Gandeng KPK Bongkar Dugaan Korupsi Harga Obat
• 16 jam laludetik.com
thumb
Ritus Mudik, Ingatan, dan Tanah Kelahiran
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Turun 1 Persen di Awal Perdagangan, Sederet Saham Big Cap Jadi Beban
• 16 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.