Mabes TNI Jelaskan Maksud Penerapan Status Siaga 3

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan soal status siaga 3 yang sedang diterapkan jajaran TNI saat ini.

Menurut Aulia, status siaga 3 merupakan tahapan di mana setiap satuan memastikan seluruh operasional tempur dalam keadaan siap.

Baca Juga :
Menhan Sebut Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dilakukan Secara Bertahap
Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Kapolri dan Panglima TNI Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik

"Perlu saya sampaikan bahwa status siaga 3 merupakan bagian dari kesiapan satuan TNI dalam memelihara kesiapsiagaan operasional," kata Aulia kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Upaya memelihara kesiapsiagaan itu dilakukan dengan cara memeriksa kesiapan personel, satuan satuan tertentu di TNI hingga alat utama sistem senjata (alutsista).

"Namun dalam pelaksanaannya, prajurit TNI tetap dapat melaksanakan kegiatan kedinasan di satuan seperti biasa sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing," ucap Aulia.

Aulia pun tidak menjelaskan alasan penerapan siaga 3 tersebut. Dia juga tidak menjelaskan hingga kapan status siaga 3 tersebut akan diterapkan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan saat ini jajaran TNI AD menerapkan pengamanan siaga 3 setelah sebelumnya menerapkan siaga 1 sesuai dengan telegram Panglima TNI.

Penerapan konsep siaga 3 itu dilakukan untuk memperkuat kesiapan pasukan untuk mengamankan wilayah di masa Lebaran.

"Kita melaksanakan kegiatan siaga 3 karena juga kita akan melaksanakan kegiatan Idul Fitri," kata Donny saat bertemu awak media di Mabes TNI AD, Kamis 12 Maret 2026.

Menurut Donny, penerapan siaga 1 ataupun 3 oleh TNI AD tidak untuk merespons situasi konflik atau gelombang peperangan di wilayah manapun.

Sejak awal, penerapan siaga 1 hanya untuk memeriksa kelengkapan alat utama sistem senjata dan kesiapan seluruh elemen prajurit. Hal tersebut sempat dilakukan melalui apel gelar pasukan yang digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu 7 Maret 2026.

Setelah masa siaga 1 selesai, kata Donny, barulah TNI AD mengerahkan personel untuk melakukan penjagaan selama Idul Fitri.

"Jadi, eskalasi diturunkan jadi siaga 3. Demikian untuk kita menghadapi rencana kegiatan Idul Fitri," jelas Donny.

Donny melanjutkan saat ini personel TNI AD telah dikerahkan untuk menjaga beberapa obyek vital negara selama bulan suci Ramadhan.

Personel juga telah ditempatkan di beberapa titik keramaian untuk memastikan masa mudik dan libur Lebaran 2026 berjalan kondusif dan aman. (Ant)

Baca Juga :
Mutasi Besar-besaran TNI, Kini Posisi Kaster TNI Ada Lagi
Menhan Minta Masyarakat Tak Khawatir soal Status Siaga 1, Ini Alasannya
TNI Validasi Organisasi, Jabatan Pangdam Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming Perempat Final Swiss Open 2026: 1 Wakil Indonesia Pasti ke Semifinal
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Strategi Pulang Kampung Hemat, dari Ikut Mudik Gratis sampai Berangkat Lebih Awal
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Harga Bensin Melonjak di AS, 48 Persen Warga Salahkan Kebijakan Trump
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
PJT II Pastikan Operasi SDA Tetap Optimal Selama Libur Idulfitri 1447 H
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Peringatan Keras Pep Guardiola ke Pemainnya: Perebutan Gelar Berakhir jika tak Menang Lawan West Ham
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.