Pemerintah Waspadai Krisis Polusi Udara Pasca-Musim Hujan

okezone.com
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan, pentingnya pengendalian pencemaran udara. Upaya yang dilakukan harus terukur, berbasis data, serta melibatkan kolaborasi antardaerah.

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Yusharto Huntoyungo menyampaikan hal tersebut saat membuka forum diskusi bertajuk “Rencana Strategis Kebijakan dan Koordinasi Antar Daerah dalam Pengendalian Krisis Pencemaran Udara: Studi Kasus Krisis Pencemaran Udara Jabodetabek 2023” di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Menurut Yusharto, forum tersebut digelar sebagai langkah antisipatif untuk mencegah terulangnya krisis pencemaran udara, khususnya saat memasuki musim kemarau setelah berakhirnya musim hujan.

Baca Juga :
Setahun Pimpin Jakarta, Pramono Akui Banjir, Macet, dan Polusi Masih Jadi Masalah

Pengalaman krisis polusi udara pada 2023 harus menjadi alarm. Kala itu konsentrasi partikel halus berukuran 2,5 mikron (PM2.5) meningkat tajam dan menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat.

“Kegiatan kita kali ini sifatnya responsif untuk menghadapi situasi yang mungkin saja terjadi kembali setelah memasuki musim kemarau, jika tidak dikendalikan dengan baik, kita berpotensi menghadapi kembali krisis pencemaran udara seperti yang terjadi pada tahun 2023,’’ katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Benarkah Netanyahu Tewas? Berikut Faktanya
• 23 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Keunggulan Teknologi Rudal Supersonik BrahMos yang Dibeli Indonesia Senilai Triliunan
• 10 jam lalunarasi.tv
thumb
Preview Dortmund vs Augsburg: Ambisi Die Borussen Jaga Tiket Liga Champions
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
H-7 Lebaran, Penumpang KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta Tembus 166 Ribu Orang
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Miliano Jonathans Masuk Daftar Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA Series Meski Cedera, John Herdman Disindir Publik Belanda
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.