Sebulan Diluncurkan, Hyundai Subscribe Gaet 50 Konsumen

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Program layanan berlangganan mobil Hyundai yang diperkenalkan Hyundai Motors Indonesia (HMID), mulai menunjukkan respons positif dari pasar. Layanan yang pertama kali diluncurkan di kawasan ASEAN itu disebut langsung menarik minat puluhan konsumen hanya dalam waktu satu bulan sejak dikenalkan bulan lalu.

Head of Hyundai Solusi Mobilitas, Wahyu Seto, mengatakan permintaan terhadap layanan tersebut terus berdatangan sejak pertama kali diperkenalkan ke publik. Bahkan dalam kurun waktu satu bulan, jumlah calon pelanggan yang tertarik mencoba skema berlangganan mobil ini sudah melampaui puluhan orang.

“Seperti yang sudah kita tahu bahwa Hyundai Subscribe ini sudah di launching kemarin di IIMS 2026. Jadi program ini menjadi layanan cash subscription Hyundai yang pertama kali diluncurkan di ASEAN. Semenjak launching satu bulan sampai sekarang itu permintaannya itu luar biasa terkait sama Hyundai Subscribe. Kita mendapatkan lebih dari 50 customer demand,” ujar Wahyu saat ditemui di acara Hyundai di Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, meningkatnya minat terhadap layanan berlangganan mobil tidak lepas dari perubahan karakteristik konsumen dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan studi internal Hyundai, sebagian konsumen kini mulai mencari alternatif selain kepemilikan kendaraan secara konvensional.

Ia menjelaskan, tren tersebut bahkan terlihat cukup kuat di kawasan Asia, termasuk di Indonesia yang disebut memiliki tingkat pergeseran minat dari kepemilikan kendaraan menuju skema berlangganan yang cukup tinggi.

“Jadi kalau menurut studinya internalnya Hyundai bahwa dari tahun ke tahun ini ada pergeseran karakteristik kustomer beda-beda yang dalamnya punya mobil, mereka sendiri mau punya alternatif lain. Jadi mereka mau punya berlangganan gitu ya, subscription,” kata Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu menyebut ada tiga faktor utama yang biasanya menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih layanan subscription kendaraan. Ketiga hal tersebut meliputi kemudahan proses kepemilikan, kemudahan akses kendaraan, serta fleksibilitas dalam penggunaan.

“Yang penting ada tiga hal yang perlu di-convince dari customer sama-sama adalah kepemilikan dimana pelanggan memiliki proses yang lebih sederhana dan praktis. Yang kedua adalah kemudahan akses terhadap mobil tersebut. Lalu yang ketiga adalah flexibility,” ujarnya.

Melalui layanan Hyundai Subscribe, pelanggan cukup melakukan pendaftaran dan membayar biaya bulanan tanpa perlu memikirkan uang muka maupun beban kepemilikan jangka panjang. Program ini juga menawarkan pilihan durasi berlangganan mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.

Wahyu menjelaskan bahwa biaya bulanan tersebut sudah mencakup berbagai kebutuhan operasional kendaraan, mulai dari perawatan berkala, asuransi, hingga pajak kendaraan. Bahkan apabila mobil mengalami kendala, pelanggan juga akan mendapatkan kendaraan pengganti.

“Nah ini kita tidak ada DP, tidak ada long term ownership burden jadi artinya pelanggan bisa memilih subscription plan-nya sesuai yang mereka butuhkan. Jadi mereka tinggal daftar, bayar bulanan, mereka udah langsung bisa dapet mobilnya," katanya.

"Biaya bulanan ini sudah termasuk maintenance, sudah termasuk biaya asuransi, sudah termasuk STNK, kalau mobilnya kenapa-napa kita ganti replacement car dengan mobil yang sama atau bahkan di atas mobil tersebut,” lanjutnya.

Menariknya, layanan ini tidak hanya diminati kalangan profesional muda atau keluarga modern, tetapi juga mulai dilirik generasi muda. Wahyu bahkan menyebut cukup banyak mahasiswa yang mulai mempertimbangkan layanan berlangganan mobil sebagai alternatif dibandingkan membeli kendaraan baru.

Dari sisi produk, saat ini Hyundai menawarkan beberapa model dalam program Hyundai Subscribe, seperti Hyundai Ioniq 5 dan Hyundai Ioniq 5 N. Melihat respons pasar, Hyundai kemudian menambah pilihan kendaraan listrik lainnya, termasuk Hyundai Kona Electric dengan biaya mulai sekitar Rp16 juta per bulan.

Selain itu, Hyundai juga menghadirkan opsi kendaraan mesin konvensional seperti Hyundai Stargazer Cartenz dengan biaya langganan mulai Rp 6 juta per bulan untuk periode 12 hingga 60 bulan.

Bagi konsumen yang menginginkan durasi lebih singkat, Hyundai juga menyediakan paket berlangganan mulai dari tiga bulan menggunakan unit kendaraan bekas seperti Hyundai Santa Fe dengan harga mulai Rp 11 juta per bulan serta Hyundai Ioniq 6 yang ditawarkan mulai Rp 19 juta per bulan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mode Syariah Hadir di IDX Mobile, Investor Makin Mudah Akses Informasi
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga Minyak Dunia Naik, Purbaya Ungkap Rekam Jejak RI Lolos Atasi Krisis
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Bandara Kualanamu Siap Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, 443 Ribu Penumpang Diproyeksikan Melintas
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
AS Bakal Kasih USD10 Juta buat Ungkap Informasi Lokasi Mojtaba Khamenei
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Kemlu: Arab Saudi Belum Umumkan Perubahan Penyelenggaraan Haji 2026
• 9 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.