Amri/Nita Ungkap Pembagian Peran Jadi Kunci Kemenangan di Perempat Final Swiss Open 2026

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah menyebut pembagian peran yang lebih efektif pada gim penentuan menjadi kunci kemenangan mereka di perempat final Swiss Open 2026.

Pasangan tersebut mengalahkan sesama wakil Indonesia Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil dalam pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle di Basel, Swiss.

Amri/Nita harus berjuang melalui rubber game sebelum memastikan kemenangan dengan skor 21-18, 20-22, dan 21-19.

Kemenangan tersebut membawa mereka melaju ke babak semifinal sekaligus menjaga peluang meraih gelar perdana dalam rangkaian BWF World Tour.

Strategi Tenang di Gim Penentuan

Nita menjelaskan bahwa pada gim ketiga ia lebih banyak menenangkan diri dan memberi ruang bagi Amri untuk mengambil peran utama dalam permainan.

"Di gim ketiga mungkin terlihat saya tidak banyak teriak atau komunikasi seperti di gim pertama dan kedua. Saya lebih meyakinkan diri sendiri dulu dan membiarkan Kak Amri bermain karena dia tahu apa yang harus dia lakukan," kata Nita.

Ia menyatakan fokus meningkatkan kecepatan dalam mengantisipasi bola lawan agar dapat membuka peluang serangan bagi Amri.

"Saya harus lebih cepat untuk antisipasi bola mereka, menyiapkan serangan untuk Kak Amri, dan mencoba lebih tenang sampai akhirnya bisa menemukan pola permainan saya sendiri," ujarnya.

Menurut Nita, perubahan strategi tersebut membantu mereka tampil lebih percaya diri terutama pada poin-poin krusial menjelang akhir pertandingan.

"Di akhir gim ketiga kami sudah bisa membaca pola apa yang akan mereka mainkan, jadi kami lebih berani dan lebih nekat untuk mematikan bola demi memenangkan pertandingan," katanya.

Amri Soroti Kemampuan Adaptasi

Sementara itu, Amri mengatakan kemenangan tersebut juga dipengaruhi kemampuan mereka beradaptasi dengan variasi permainan lawan.

"Adnan/Indah bermain bagus dan berani mengubah pola permainan. Kami harus cepat menyesuaikan diri," kata Amri.

Ia menilai menjaga fokus serta memaksimalkan kelebihan masing-masing pemain menjadi faktor penting untuk keluar dari tekanan sepanjang pertandingan.

Pada babak semifinal, Amri/Nita dijadwalkan menghadapi pasangan China Cheng Xing dan Zhang Chi.

Pasangan China tersebut sebelumnya mengalahkan wakil Indonesia Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dengan skor 21-19 dan 21-17.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Singgung Gereja Bantu Harlah NU: Ini Kekuatan Kita, Bhinneka Tunggal Ika
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Penyesalan terbesar Faishal Tanjung setelah Vidi Aldiano berpulang, ini kenangannya
• 16 jam lalubrilio.net
thumb
TelkomMetra Restrukturisasi Bisnis, AdMedika Masuk Fase Baru
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Defisit APBN Berpotensi Melebar, Airlangga Siapkan Proposal Perppu ke Prabowo
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kejagung Pertimbangkan Kasasi Usai Aktivis Lokataru Delpedro Marhaen Divonis Bebas
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.