BPJS Kesehatan dan TNI Perkuat Akses Layanan Kesehatan Sampai Pelosok

katadata.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta – BPJS Kesehatan memperkuat kolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mendukung pemerataan akses layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga daerah pelosok.

Pada kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Kesehatan TNI Tahun Anggaran 2026, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengungkap hingga 1 Maret 2026 jumlah peserta JKN mencapai 284,69 juta jiwa. Sebanyak  1,48 juta jiwa di antaranya merupakan prajurit TNI dan anggota keluarganya yang telah menjadi peserta JKN.

"Cakupan kepesertaan yang luas tersebut perlu diimbangi dengan ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai serta kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, termasuk TNI yang memiliki peran strategis sebagai penyedia layanan kesehatan," kata Pujo.

Ia melanjutkan, saat ini BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23.517 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.182 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdapat 577 klinik pratama TNI yang berperan sebagai FKTP serta 120 rumah sakit dan klinik utama TNI yang menjadi bagian dari FKRTL mitra BPJS Kesehatan.

Keberadaan fasilitas kesehatan milik TNI tersebut sangat penting untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan.

Bagi Pujo, yang merupakan purnawirawan TNI bintang dua, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan TNI menjadi salah satu kekuatan dalam memastikan peserta JKN tetap mendapatkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau, termasuk di daerah dengan akses terbatas.

"Dari sisi pembiayaan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah menggelontorkan Rp190,3 triliun. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan layanan kesehatan primer agar pelayanan kesehatan dapat lebih optimal, sekaligus menjaga keberlanjutan pembiayaan Program JKN," tambah Pujo.

Layanan di Daerah 3T

Selain memperkuat layanan kesehatan primer, Pujo menambahkan bahwa BPJS Kesehatan juga terus mendorong perluasan akses layanan kesehatan hingga ke wilayah yang sulit dijangkau. Melalui kebijakan kompensasi pada Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS), BPJS Kesehatan berupaya menghadirkan perlindungan JKN di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Layanan tersebut dilakukan melalui berbagai pendekatan, seperti pengiriman tenaga kesehatan, kerja sama dengan fasilitas kesehatan tertentu, hingga pemanfaatan rumah sakit apung untuk menjangkau wilayah terpencil dan perbatasan.

"BPJS Kesehatan terus menghadirkan berbagai inovasi layanan untuk meningkatkan kemudahan akses bagi peserta JKN," kata Pujo.

"Melalui Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat mengakses berbagai layanan secara digital, mulai dari pendaftaran antrean online di fasilitas kesehatan, perubahan data kepesertaan, hingga pemberian informasi dan pengaduan layanan," lanjutnya.

Pujo mengatakan BPJS Kesehatan telah menghadirkan inovasi Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) yang dapat diakses di nomor 08118165165, untuk memudahkan peserta dalam mengurus berbagai administrasi kepesertaan tanpa harus datang langsung ke kantor cabang BPJS Kesehatan, serta Care Center 165 yang dapat dihubungi selama 24 jam.

Berbagai inovasi layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen BPJS Kesehatan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin mudah dan cepat bagi seluruh peserta JKN.

“Melalui dukungan dan sinergi bersama TNI, BPJS Kesehatan optimistis upaya pemerataan layanan JKN dapat terus diperkuat. Dengan demikian, Program JKN mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia,” tutup Pujo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kakorlantas Lepas Tim Go Mudik CNN Indonesia: Keselamatan Harus Jadi Prioritas Utama
• 23 jam laludetik.com
thumb
China Bantuan Iran, Beri Rp 3,36 M ke Korban Bom AS di Teheran
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sasar Anak Muda, Produsen Taro (AISA) Genjot Penjualan Mie Kremezz
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Minta Tingkatkan Layanan Rest Area: Tak Boleh Ada Antrean Tak Terkendali
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Mensos dan Wamensos Bayar Zakat Melalui Baznas di Istana
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.