Militer Iran mengancam akan menghancurkan infrastruktur minyak dan energi yang terkait dengan Amerika Serikat (AS) di kawasan jika fasilitas minyak Iran menjadi sasaran serangan.
Ancaman ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengeklaim militer AS telah menyerang target militer Iran di Pulau Kharg pada Jumat (13/3).
Juru bicara Markas Pusat Komando Angkatan Darat Khatam al-Anbiya, pada Sabtu (14/3) memperingatkan bahwa Teheran akan melakukan pembalasan besar jika fasilitas energi Iran diserang.
“Jika infrastruktur minyak Iran diserang, maka seluruh infrastruktur minyak dan energi milik perusahaan di kawasan yang memiliki saham Amerika atau bekerja sama dengan AS akan dihancurkan dan dijadikan abu,” kata juru bicara tersebut, seperti dilansir AlJazeera.
Sebelumnya, Trump mengatakan militer AS telah menyerang fasilitas militer Iran di Pulau Kharg, pulau yang menjadi pusat utama ekspor minyak negara tersebut.
Trump juga memperingatkan bahwa infrastruktur minyak di pulau itu dapat menjadi target berikutnya jika Iran mengganggu jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.
Kantor berita Fars mengkonfirmasi bahwa beberapa target di Pulau Kharg telah diserang, termasuk fasilitas pertahanan militer, pangkalan maritim, menara kontrol helikopter, serta kapal induk helikopter.





