Pemerintah Kecam Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Kasus Harus Diusut Tuntas

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa penyiraman cairan yang diduga air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang terjadi pada Kamis (12/3) malam di Jakarta. Pemerintah mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap warga negara.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Angga Raka Prabowo menyatakan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Pemerintah menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa yang menimpa Saudara Andrie Yunus. Kami mengecam keras setiap tindakan kekerasan terhadap siapa pun,” ujar Angga.

Pemerintah berharap korban dapat segera memperoleh penanganan medis yang optimal serta pulih dari dampak peristiwa tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat secara damai dalam kehidupan demokrasi, dan perbedaan pandangan tidak boleh dijawab dengan kekerasan.

Pemerintah juga menekankan pentingnya pengusutan peristiwa ini secara menyeluruh. Aparat penegak hukum diharapkan dapat mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas sehingga memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi korban.

“Setiap tindakan kekerasan harus diproses secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Pemerintah berharap proses penegakan hukum dapat berjalan dengan baik sehingga pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban,” tutup Angga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jamin Layanan Tetap Optimal, Finnet Siagakan Posko RAFI 2026
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Kisah Perempuan di Pasuruan, Usia 25 Tahun Jadi Tumpuan Koperasi Merah Putih
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Arus Mudik Lebaran 2026 Terlihat di Pintu Masuk DIY, Ribuan Penumpang Padati Stasiun KA dan Bandara
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Gaji Tak Dibayar Hampir Lima Tahun, Mantan Perangkat Desa Lapor Polisi
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
KAI Daop 2 Bandung Awasi 55 Titik Rawan Jalur Kereta Saat Mudik Lebaran 2026
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.