PLN UID Jakarta Raya Pastikan Listrik Andal saat Lebaran, Cadangan Daya 5,4 GW

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan kesiapan infrastruktur dan pasokan listrik yang aman dan andal menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan cadangan daya yang lebih dari cukup.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Andy Adchaminoerdin, mengatakan cadangan daya (reserve margin) di Jakarta Raya mencapai 49,88 persen, yakni daya mampu pasok sekitar 10,97 gigawatt (GW) dengan beban puncak 5,45 GW.

"Pasokan listrik untuk PLN Jakarta Raya masih dalam kondisi surplus. Insyaallah kita tetap fokus untuk mengawal teman-teman dan masyarakat yang melakukan mudik lebaran dan juga pada saat Idul Fitri," katanya saat Media Briefing, dikutip Sabtu (14/3).

Pasokan daya tersebut disuplai oleh 7 subsistem, 76 gardu induk, dan dengan transmisi IBT 500/150 KV. Adapun PLN UID Jakarta Raya saat ini memiliki total 5,5 juta pelanggan dengan total daya 23 giga volt ampere (GVA).

Andy menjelaskan, PLN juga memetakan beberapa pusat tempat liburan atau jalur transportasi seperti Stasiun Gambir, Stasiun Senen, Pelabuhan Tanjung Priok hingga Bandara Halim, serta pusat pemerintahan.

Selain itu, lanjut dia, perusahaan juga memastikan keandalan sistem kelistrikan di tempat ibadah, terutama Masjid Istiqlal yang akan menjadi tempat Salat Id Presiden Prabowo Subianto. Masjid Istiqlal sendiri didukung oleh 4 sistem termasuk Battery Energy Storage System (BESS).

"Masjid ada terindifikasi 590 titik yang nanti PLN support terkait dengan keandalan kelistrikannya. Khusus untuk Istiqlal, kami memastikan bahwa supaya listrik di Masjid Istiqlal yang Insyaallah nanti RI 1 dan juga para pejabat-pejabat yang ada di sana itu bisa melaksanakan salat Idulfitri dengan baik," tutur Andy.

Tidak hanya sistem, PLN UID Jakarta Raya juga menyiagakan 2.148 personel dan 17 posko siaga, 3 genset, hingga 61 gardu bergerak selama periode Lebaran 2026. Perusahaan juga menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 375 lokasi.

"Bagi masyarakat yang pengguna mobil listrik, titik-titik SPKLU sangat banyak, milik UID Jakarta Raya sendiri sudah ada 673 lokasi dan ini tersebar di beberapa titik," kata Andy.

Imbauan Keamanan Listrik

Di sisi lain, Andy juga menyebutkan beban puncak listrik saat lebaran bisa turun hingga 2 GW dari rata-rata 5 GW karena banyaknya masyarakat yang mudik. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi PLN.

"Justru pada saat beban rendah ini kami lebih khawatir dan kami lebih siaga, karena kan beban rendah, selama ini kami terbiasa beban tinggi, tau-tau rendah. Jadi kami siagakan penuh 17 unit posko siaga," ungkapnya.

Selain itu, dia juga mengimbau bagi masyarakat yang melaksanakan mudik agar memeriksa kembali infrastruktur listrik di rumah. Pastikan kondisi listrik dalam kondisi aman.

"Kalau ada penggunaan listrik yang tidak digunakan, ini mungkin dilepas saja atau dimatikan saja. Kabel-kabel yang di lantai, kabel roll dan sebagainya, tolong diangkat karena bulan Maret masih ada potensi hujan, kemungkinan banjir masih ada," tandas Andy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNI Dorong Nasabah Kelola Keuangan Ramadhan Lewat Fitur Insight di wondr
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemkot Madiun, Kaji Ulang Penataan Kawasan Kuliner Bogowonto Dengan Mengusung, Konsep Bernuansa Sejarah
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Hamas Minta Iran Tahan Diri, Tak Targetkan Rudal ke Negara Tetangga
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Siap-siap Pulang Kampung! Ini Rincian Lengkap Tanggal Merah dan Libur Lebaran Idul Fitri 2026
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Koarmada RI Bagikan 1.500 Paket Sembako untuk Prajurit dan PNS TNI AL Selama Ramadhan
• 13 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.