Jelang Lebaran, Polisi Sidak Pasar di Medan Pastikan Harga Pangan Stabil

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Medan: Untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri, Tim Satgas Pangan Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan. Dari hasil sidak, harga bahan pokok terpantau masih relatif stabil dan stok pangan dinilai aman.

Tim Satgas Pangan Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara bersama sejumlah instansi terkait melakukan inspeksi mendadak di Pasar Petisah, Kota Medan, Jumat siang.

Sidak ini dilakukan untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok penting menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
 

Baca Juga :

Berbagi Bahagia Ramadan, 125 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Banda Aceh


Dalam pengecekan tersebut, petugas menemukan harga sejumlah komoditas masih relatif stabil, termasuk minyak goreng merek Minyakita yang sebelumnya sempat dijual di atas harga eceran tertinggi.

Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Budi Prasetyo, mengatakan secara umum harga bahan pokok di Pasar Petisah masih terkendali. Namun, terdapat beberapa pedagang yang menjual Minyakita sekitar Rp16 ribu per liter karena alasan pembulatan harga.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara, Erwin Budiana, menjelaskan kenaikan harga di tingkat pedagang juga dipengaruhi biaya tambahan seperti kantong plastik.

Meski demikian, Bulog tetap mengimbau agar pedagang menjual Minyakita sesuai harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain minyak goreng, Bulog juga memastikan ketersediaan beras SPHP masih aman dan dijual di bawah HET, sekitar Rp60 ribu per karung lima kilogram.

Sidak serupa juga dilakukan di Pasar Sukaramai, Jalan A.R. Hakim, Medan. Dari hasil pemantauan, harga bahan pokok masih stabil dan belum ditemukan kenaikan harga yang signifikan menjelang Lebaran.

Petugas mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar agar tidak merugikan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penjelasan Kepala BKN Soal Rekrutmen CASN 2026, Instansi Ditenggat 31 Maret
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Serikat Pekerja dan Manajemen Tjiwi Kimia Gelar Ramadhan Berbagi
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Tipu-Tipu Dukun Pengganda Uang di Depok: Setor Rp 30 Juta, Berubah Jadi Rp 16 Miliar dalam 100 Hari
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Antisipasi Dampak Krisis Global, Prabowo Dorong Penghematan BBM dan Pertimbangkan WFH
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
PDIP: Serangan Terhadap Aktivis KontraS Tambah Daftar Teror Bagi yang Bersuara Kritis
• 9 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.