ALOHA National Competition 2026, Uji Kecepatan Hitung Siswa SD hingga SMP

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Kota Makassar akan menjadi tuan rumah ALOHA National Competition 2026, kompetisi berhitung cepat tingkat nasional bagi siswa SD hingga SMP yang menggunakan metode sempoa atau abakus.

Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 April 2026 di Claro Hotel Makassar dan diperkirakan akan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta delegasi dari sejumlah lembaga pendidikan.

Founder Al-Biruni Mandiri sekaligus Master ALOHA Indonesia, Muhammad Arafah Kube menjelaskan bahwa ALOHA (Abacus Learning Of Higher Arithmetic) merupakan metode pembelajaran berhitung cepat yang menggunakan sempoa atau abakus untuk melatih kemampuan aritmatika, konsentrasi, serta daya ingat anak.

Menurutnya, melalui latihan yang berkelanjutan, siswa tidak hanya belajar berhitung menggunakan alat sempoa, tetapi juga mengembangkan kemampuan mental abacus, yaitu kemampuan menghitung dengan membayangkan pergerakan sempoa di dalam pikiran.

Dalam kompetisi ini, peserta akan diuji menyelesaikan puluhan soal aritmatika dalam waktu sangat singkat, bahkan hingga 70 soal dalam waktu lima menit tanpa menggunakan kalkulator.

Para pemenang nantinya berkesempatan mewakili Indonesia pada ajang ALOHA tingkat internasional yang sebelumnya pernah digelar di Kamboja.

Pelaksanaan kompetisi ini diawali dengan kegiatan launching yang dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham di Aula Kampus Al-Biruni Mandiri Karunrung, Sabtu (14/3/2026).

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi pelaksanaan ALOHA National Competition 2026 yang dinilai dapat menjadi wadah pengembangan kemampuan berpikir anak sejak usia dini.

Menurut Aliyah, kegiatan kompetisi edukatif seperti ALOHA dapat melatih kemampuan berpikir cepat, meningkatkan konsentrasi, serta membangun kepercayaan diri siswa.

“Kegiatan seperti ALOHA ini sangat baik untuk mendorong anak-anak kita agar lebih fokus pada aktivitas yang positif, meningkatkan kemampuan berpikir logis, serta membangun kepercayaan diri mereka,” ujarnya.

Ia juga menilai kegiatan semacam ini menjadi alternatif positif di tengah tantangan perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.

Aliyah berharap program pendidikan inovatif dapat terus dikembangkan oleh lembaga pendidikan di Makassar agar mampu mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan memiliki daya saing.

Pada kesempatan tersebut, Aliyah juga menyaksikan demonstrasi kemampuan berhitung cepat dari para siswa Al-Biruni Mandiri yang akan mengikuti kompetisi pada April mendatang.

Demonstrasi tersebut memperlihatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal aritmatika secara cepat menggunakan metode sempoa mental. Dalam kegiatan itu pula dilakukan penyematan medali kepada para siswa sebagai simbol kesiapan mengikuti kompetisi. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
H-6 Lebaran, Terminal Kampung Rambutan Mulai Dipadati Pemudik
• 6 jam lalukompas.com
thumb
AS Klaim Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Terluka dan Kemungkinan Cacat Akibat Serangan
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Menteri Pertanian: Cadangan Beras Nasional Cukup Hingga Akhir 2026
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Eca Aura Bocorkan Rencana Rilis Lagu Baru, Gandeng Donne Maulana hingga Laleilmanino
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Penguasa kelas terbang putri Fundora penuhi berat badan hadapi Ruiz
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.