Satgas Saber Pelanggaran Pangan Tegur RPH Pulo Gadung yang Jual Ayam di Atas HAP

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA – Satgas Saber Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan akan memberikan teguran kepada pihak Rumah Potong Hewan Pulo Gadung.

Hal itu lantaran harga ayam hidup di RPH tersebut mencapai Rp 32.000 per kilogram atau di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen yang ditetapkan pemerintah; sebesar Rp 25.000 per kilogram.

BACA JUGA: Kementan Minta Masyarakat Lapor Satgas Saber Jika Pedagang Jual Daging Sapi di Atas HAP

Temuan tersebut terungkap dalam sidak Satgas di Pasar Rawamangun dan RPH Pulo Gadung yang menelusuri penyebab tingginya harga ayam di tingkat konsumen.

“Kami beserta tim dari Satgas Pangan Dirkrimsus Polda Metro Jaya memantau langsung ke lapangan di Pasar Rawamangun dan di Rumah Potong Hewan Pulo Gadung. Di Pasar Rawamangun kami menemukan harga ayam sekitar Rp 45.000 per kilogram. Ini menjadi pertanyaan kami kenapa harganya di atas HAP," ujar Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa.

BACA JUGA: Program MBG Ikut Dongkrak Harga Ayam & Telur di Jabar

"Pedagang menyampaikan bahwa harga dari RPH memang sudah tinggi. Kenyataannya setelah kami cek di lapangan, di RPH Pulo Gadung harga ayam hidup dijual Rp 32.000. Ini sudah tidak pas dengan kondisi karena Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen untuk ayam sebesar Rp 25.000 per kg,” imbuhnya.

Menurutnya, harga di tingkat hulu yang melampaui HAP akan berdampak langsung pada harga di tingkat hilir yang selama ini terus dijaga stabilitasnya oleh pemerintah.

BACA JUGA: Satgas Saber Pelanggaran Pangan Terbitkan 128 Surat Teguran Cuma dalam Sepekan

Ketut Astawa menegaskan akan memberikan teguran kepada pengelola RPH Pulo Gadung agar segera melakukan koreksi harga sesuai dengan acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Oleh karena itu kami akan memberikan teguran kepada RPH Pulo Gadung. Apalagi ini milik Perumda Dharma Jaya yang seharusnya memiliki fungsi sosial untuk membantu mengendalikan harga. Salah satu fungsi BUMD adalah menjaga stabilitas harga di masyarakat,” katanya.

Dia juga menekankan bahwa pengendalian harga pangan merupakan tanggung jawab bersama lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah melalui mekanisme Satgas Pelanggaran Pangan.

“Tim satgas ini adalah tim koordinatif yang melibatkan Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dinas daerah, serta Dirkrimsus Polda Metro Jaya. Karena itu pengendalian harga tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi bersama,” ujarnya.

Ketut menegaskan bahwa pemerintah akan memperkuat langkah pengawasan di lapangan untuk memastikan harga komoditas pangan dipatuhi seluruh pelaku usaha dalam rantai distribusi.

“Kami akan tegas menindak dan memantau agar RPH Pulo Gadung segera mendistribusikan ayam sesuai harga acuan yang ditetapkan. Ini bukan hanya tugas pemerintah pusat, tetapi juga tugas pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga stabilitas harga,” katanya.

Hal senada diungkapkan Ketua Kelompok Substansi Zoonosis Direktorat Kesmavet, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Shinta Dewi menegaskan bahwa rumah potong hewan seharusnya berfungsi menghasilkan daging ayam yang aman, sehat, utuh, dan halal dalam bentuk karkas. Ia menyayangkan masih ditemukannya praktik distribusi ayam hidup dari rumah potong unggas ke pasar.

“RPHU seharusnya menghasilkan daging ayam dalam bentuk karkas sehingga kesehatan ayam baik saat hidup maupun setelah dipotong lebih terjamin.

Namun, di RPH Pulo Gadung ini ayam yang dilepas ke pasar masih dalam bentuk ayam hidup. Ini perlu menjadi perhatian,” ujarnya.

Menanggapi temuan tersebut, pengelola RPH Pulo Gadung Taufik menyatakan pihaknya akan segera melakukan evaluasi internal untuk menyesuaikan harga di tingkat operasional.

“Kami segera akan menindaklanjuti kepada manajemen untuk menekan harga yang saat ini ada. Per hari ini juga akan kami sampaikan kepada teman-teman di lapangan agar mengikuti harga yang berlaku saat ini,” ujarnya.

Dari sisi pengawasan, Satgas Pangan Polda Metro Jaya memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif di pasar tradisional maupun di rantai distribusi pangan.

Kepala Subdirektorat Industri dan Perdagangan (Kasubdit Indag) Polda Metro Jaya, AKBP Muh. Ardila Amry menyampaikan bahwa pihaknya melakukan pengecekan harga di puluhan pasar setiap hari.

“Kami melakukan pengecekan hampir di 46 hingga 50 titik pasar setiap harinya. Jika ditemukan pedagang menjual di atas harga acuan yang ditetapkan pemerintah, maka akan diberikan teguran,” ujarnya.

Selain itu, Satgas Pangan juga memasang tabel harga bahan pokok penting di pasar-pasar sebagai informasi kepada masyarakat mengenai harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami menempelkan tabel harga bahan pangan pokok penting di pasar-pasar agar masyarakat mengetahui harga yang menjadi acuan pemerintah. Jika ada pedagang yang menjual di atas HET ataupun HAP, kami juga memasang stiker peringatan,” jelasnya.

Adapun berdasarkan data SP2KP Kemendag per 12 Maret 2026, rata-rata harga daging ayam ras di wilayah Jakarta masih berada di atas HAP sebesar Rp.42.250 per kg, sudah mengalami penurunan 0,2 persen dari sehari sebelumnya sebesar Rp.42.333 per kg.

Secara nasional, komoditas ini hanya naik tipis di atas HAP sebesar Rp.40.332 per kg, dan mengalami kenaikan 0,31 persen dibanding sehari sebelumnya sebesar 40.208 per kg. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cuaca Awal Mudik Lebaran Kondusif, BMKG: Tetap Waspadai Potensi Hujan
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Survei LPEM UI: Banyak Ekonom dan Praktisi Pesimistis Melihat Ekonomi Indonesia
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Hari Pertama OKC, 23.486 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Bahlil: 2 Kargo Impor Minyak Mentah dari Singapura Sempat Tak Jadi Dikirim ke RI
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Gerak Agresif AC Milan Cari Striker Baru di Bursa Transfer Musim Panas: Monster Gol Liga Jerman Kini Masuk Daftar
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.