PBB Ikut Soroti Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Begini Sikapnya

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turut mengungkapkan keprihatinannya atas serangan air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. Lembaga tersebut pun mendesak agar aparat penegak hukum segera menangkap pelakunya.

"Sangat prihatin atas serangan penyiraman air keras yang mengerikan terhadap Andrie Yunus, Koordinator Wakil Urusan Eksternal dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Para pelaku yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan pengecut ini harus dimintai pertanggungjawaban," tulis Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Volker Türk, dikutip dari akun media sosial X @UNHumanRights, Sabtu (14/3/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Israel Bombardir Pusat Beirut, Gedung Dekat Parlemen dan Kantor PBB Jadi Sasaran

Türk menegaskan bahwa siapapun pelakunya adalah pengecut. Dia menyatakan, para pembela HAM seperti Andrie memiliki peran penting dalam menyoroti isu yang menjadi perhatian publik, sehingga sudah sepatutnya dilindungi.

"Para pembela Hak Asasi Manusia harus dilindungi dalam pekerjaan penting mereka dan dapat menyuarakan isu-isu yang menjadi kepentingan publik tanpa rasa takut," kata dia.

Pelapor Khusus PBB untuk Pembela HAM, Mary Lawlor juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas aksi teror terhadap Andrie sehingga menyebabkan luka di sekujur tubuhnya.

“Saya menyerukan otoritas Indonesia untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap serangan yang menyeramkan ini,” kata Lawlor, juga melalui media sosial X.

Ia pun menegaskan bahwa impunitas dalam kasus kekerasan terhadap para pejuang HAM sama sekali tidak dapat diterima.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, diserang air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) pada Kamis (12/3/2026). Akibatnya, Andrie mengalami luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata. 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sound Horeg Dilarang Dalam Digunakan Untuk Takbiran
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Hutama Karya Uji Laik Fungsi Jembatan Musi V, Tol Palembang-Betung Siap Beroperasi Saat Lebaran  
• 52 menit laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Minta Jajarannya Kaji Skenario WFH dan Pengurangan Hari Kerja Warga RI untuk Tekan Konsumsi BBM Jika Krisis Terjadi
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kemnaker: 102.696 Orang Ikuti Program Magang Nasional sejak Oktober 2025
• 18 jam lalukompas.com
thumb
PLTU Sofifi Unit 2 Berhasil Sinkron ke Sistem PLN: Pasokan Listrik Halmahera Menguat
• 27 menit laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.