Napi Rutan Muntok Dikasih Bekal Jadi Peternak Profesional Lewat Budidaya Ayam Petelur

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Bangka, VIVA – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Muntok, terus berinovasi dalam membekali narapidana atau napi dengan keterampilan produktif. Kali ini, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diterjunkan langsung dalam pelatihan kemandirian teknik produksi ternak ayam merawang petelur. 

Kepala Rutan Kelas IIB Muntok, Andri Ferly, mengatakan, program ini dirancang untuk mencetak wirausahawan baru di sektor peternakan pasca bebas nanti. 

Baca Juga :
Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara dalam Kasus Peredaran Narkoba di Rutan
Napi Lapas Pangkalpinang Sulap Ampas Batu Bara Jadi Pupuk Kompos

Pemilihan ayam merawang petelur menjadi fokus utama karena merupakan unggas khas daerah Bangka Belitung yang memiliki potensi ekonomi tinggi

Para peserta diajak untuk turun tangan langsung mengelola siklus peternakan secara profesional. Mereka mendapatkan materi mulai dari mempersiapkan kandang yang higienis dan teknik pemeliharaan unggas. Pelatihan ini juga menerapkan standar peternakan modern dan ramah lingkungan.

“Peserta diberi pengetahuan cara menjaga ternak ayam dari penyakit dan tata cara pemeliharaan, seperti menjaga kondisi kandang yang kering, udara yang cukup, pemisahan anak ayam dan ayam dewasa, dan lain lain," kata Ferly.

Selain itu, para WBP juga dibekali keterampilan praktis mengenai pembuatan pakan ternak dan teknik pengendalian penyakit. Ia berharap program itu dapat berkontribusi nyata terhadap penguatan sektor ketahanan pangan.

"Program ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan keterampilan, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan potensi yang ada di lingkungan Rutan," jelasnya.

Dalam sehari, pihak Rutan mampu memproduksi sekitar 150 hingga 200 butir telur. Hasil produksi tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan Rutan, sekaligus dipasarkan ke masyarakat sebagai bagian dari program pembinaan ekonomi.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Gunawan Sutrisnadi, menyampaikan apresiasi terkait program pembinaan tersebut. Ia menilai program ayam petelur sangat produktif dan berdampak positif.

Ia berharap masyarakat melihat Rutan sebagai tempat yang tidak hanya membina, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi. Langkah ini merupakan upaya nyata, untuk mengikis stigma negatif serta mendorong pemulihan sosial bagi mereka.

“Program budidaya ayam negeri ini merupakan langkah yang sangat baik dalam memberikan pembinaan kemandirian kepada warga binaan. Selain membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat, program ini juga mendukung upaya ketahanan pangan," katanya.

Baca Juga :
Lebih dari 2.000 Napi High Risk “Dibuang” ke Nusakambangan, Ratusan Berasal dari Jakarta
Begini Bukti Keseriusan dan Persiapan Klinik Rutan Muntok Jadi Mitra BPJS
Klinik Rutan Muntok Kini Buka Akses bagi Pasien BPJS dan Masyarakat Umum

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Jatim Siapkan Buffer Zone di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi saat Nyepi
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Akui Masih Sayang Natasha Rizky Meski Sudah Cerai, Desta: Fotonya di Rumah Gue Masih Ada Semua
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Pemudik Mulai Padati Jalan Kalimalang Hingga Terminal Kalideres Ramai Penumpang
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Lapor Prabowo, Luhut Prediksi Iran Tak Akan Lama Tutup Selat Hormuz 
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Awasi kegiatan WNA, Polda Bali bikin aplikasi Cakrawasi 
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.