Pemerintah Kecam Kekerasan Terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa penyiraman cairan yang diduga air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 malam di Jakarta. Pemerintah mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap warga negara.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Angga Raka Prabowo menyatakan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Advertisement

BACA JUGA: Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Terorganisir, Novel Baswedan: Ini Upaya Pembunuhan

“Pemerintah menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa yang menimpa Saudara Andrie Yunus. Kami mengecam keras setiap tindakan kekerasan terhadap siapa pun,” ujar Angga, dikutip Sabtu (14/3/2026).

Pemerintah berharap korban dapat segera memperoleh penanganan medis yang optimal serta pulih dari dampak peristiwa tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat secara damai dalam kehidupan demokrasi, dan perbedaan pandangan tidak boleh dijawab dengan kekerasan.

Pemerintah juga menekankan pentingnya pengusutan peristiwa ini secara menyeluruh. Aparat penegak hukum diharapkan dapat mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas sehingga memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi korban.

“Setiap tindakan kekerasan harus diproses secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Pemerintah berharap proses penegakan hukum dapat berjalan dengan baik sehingga pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban,” tutup Angga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prodi Ilmu Komputer ULM Jalani Asesmen Lapangan, Targetkan Akreditasi Terbaik
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Aktivis Kontras Disiram Air Keras, Kapolri Beri Atensi Khusus
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ambisi Merdeka Gold (EMAS) Balikkan Rugi jadi Untung pada 2026, Intip Skemanya
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rekaman CCTV Detik-Detik Aktivis Kontras Disiram Air Keras
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Bandara Hasanuddin tambah penerbangan hadapi lonjakan penumpang
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.