Aktivis Kontras Disiram Air Keras, Polisi Periksa Dua Saksi

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Hingga Sabtu (14/3/2026), polisi telah memeriksa dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan, kedua saksi tersebut merupakan warga yang melihat atau mengetahui peristiwa penyiraman air keras itu.

Baca Juga
  • Detik-Detik Aktivis Kontras Disiram Air Keras
  • PBB Soroti Kasus Teror Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
  • Andrie Yunus Habis Rekaman Podcast Remiliterisme di YLBHI Sebelum Disiram Air Keras

“Saksi yang sudah kami periksa dua orang, warga sekitar yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut,” kata Budi kepada wartawan.

Ia menjelaskan, penyelidikan masih terus dilakukan dengan metode scientific investigation untuk mengungkap pelaku. Kepolisian juga memastikan kasus tersebut menjadi perhatian serius.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Perkara ini menjadi prioritas dan konsentrasi Mabes Polri dan Polda Metro Jaya,” ujar Budi.

Terkait kondisi korban, Budi menyebut Andrie masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Berdasarkan diagnosis sementara, korban mengalami luka bakar cukup serius.

“Kondisi korban masih dalam perawatan, didiagnosis mengalami luka bakar sekitar 24 persen,” katanya.

Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat. Saat itu Andrie sedang mengendarai sepeda motor ketika dihampiri dua orang tak dikenal yang juga menggunakan sepeda motor.

Berdasarkan laporan Kontras, kedua pelaku diduga menggunakan motor matic jenis Honda Beat keluaran 2016–2021. Pelaku berjumlah dua orang laki-laki.

Pengendara motor disebut mengenakan kaus kombinasi putih-biru, celana gelap diduga berbahan jeans, serta helm hitam. Sementara penumpang belakang memakai penutup wajah menyerupai buff berwarna hitam, kaus biru tua, serta celana panjang biru yang dilipat.

Salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuhnya. Akibat serangan tersebut, Andrie berteriak kesakitan dan terjatuh dari sepeda motor sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Meriahkan Kampung Ramadan, Taro Ajak Keluarga Berpetualang Dalam Kebaikan
• 39 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tanggapi Skenario Pelebaran Defisit APBN, Presiden Prabowo Minta Upayakan Penghematan
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Foto: Gaelic Warrior Juara Pacuan Kuda Bergengsi di Inggris
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Jangan Diabaikan! Ini 3 Zodiak yang Perlu Ekstra Menjaga Kesehatan Mental
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Rentetan Ledakan Guncang Baghdad, Kedutaan AS Diserang Drone
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.