Doha (ANTARA) - Otoritas Qatar mengeluarkan perintah evakuasi pada sejumlah area di Doha saat terjadi serangan misil di wilayah negara itu, demikian menurut keterangan Kementerian Dalam Negeri, Jumat.
"Kementerian Dalam Negeri mengumumkan bahwa pihak berwenang terkait sedang mengevakuasi sejumlah area tertentu sebagai tindakan pencegahan sementara, demi kepentingan keselamatan publik hingga ancaman mereda," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan di X.
Kementerian mendesak semua orang untuk mengandalkan sumber informasi resmi dan mematuhi instruksi yang dikeluarkan.
Iran telah menyerang wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah sebagai tanggapan terhadap operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Pada hari pertama aksi militer, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam serangan dan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan dibom. Iran memperkirakan jumlah korban tewas lebih dari 1.300 orang.
AS dan Israel awalnya mengeklaim serangan pendahuluan tersebut diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera memperjelas bahwa mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: China hubungi empat Menlu negara Islam bahas konflik Timur Tengah
Baca juga: Qatar bantah putus komunikasi dengan Iran
"Kementerian Dalam Negeri mengumumkan bahwa pihak berwenang terkait sedang mengevakuasi sejumlah area tertentu sebagai tindakan pencegahan sementara, demi kepentingan keselamatan publik hingga ancaman mereda," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan di X.
Kementerian mendesak semua orang untuk mengandalkan sumber informasi resmi dan mematuhi instruksi yang dikeluarkan.
Iran telah menyerang wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah sebagai tanggapan terhadap operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Pada hari pertama aksi militer, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam serangan dan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan dibom. Iran memperkirakan jumlah korban tewas lebih dari 1.300 orang.
AS dan Israel awalnya mengeklaim serangan pendahuluan tersebut diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera memperjelas bahwa mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: China hubungi empat Menlu negara Islam bahas konflik Timur Tengah
Baca juga: Qatar bantah putus komunikasi dengan Iran





