Menteri LH dorong "rest area" dukung program mudik minim sampah

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Majalengka (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq meminta pengelola rest area seperti di KM 166A Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Jawa Barat, mengoptimalkan pengelolaan sampah guna mendukung program mudik minim sampah.

Hanif mengatakan rest area merupakan salah satu titik berkumpulnya masyarakat dalam jumlah besar selama arus mudik Lebaran, sehingga pengelolaan sampah di kawasan tersebut harus dilakukan secara optimal.

“Kami sudah melihat banyak perubahan, nanti akan semakin ditingkatkan,” kata Menteri LH di Rest Area KM 166A Tol Cipali, Majalengka, Sabtu.

Ia menuturkan pemerintah akan terus mendorong pengelola kawasan, untuk mempercepat tindak lanjut berbagai perbaikan terkait fasilitas pengelolaan sampah di rest area.

Menurut dia, evaluasi terhadap pengelolaan sampah di fasilitas umum tersebut akan dilakukan secara berkala bersama kementerian terkait, termasuk dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Langkah tersebut, kata dia, diperlukan mengingat volume sampah di lokasi yang menjadi tempat persinggahan pemudik biasanya meningkat selama masa mudik Lebaran.

Hanif menyebutkan Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan seluruh kementerian dan lembaga agar memastikan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik, termasuk dari aspek kebersihan lingkungan.

“Mulai dari pengelola kawasan wajib menyelesaikan sampahnya sendiri karena beban sampah kita sudah cukup besar,” ujarnya.



Baca juga: KLH lakukan kajian kegiatan salah satu perusahaan di kawasan IMIP

Ia menilai rest area seperti di Tol Cipali, dapat menjadi contoh dalam penerapan pengelolaan sampah yang baik bagi masyarakat.

Ia menekankan apabila pengelolaan sampah di kawasan tersebut berjalan optimal, pengunjung diharapkan dapat meniru praktik tersebut dan menerapkannya di lingkungan rumah tangga.

“Kalau ini menjadi contoh dalam penanganan sampah, maka setiap yang berkunjung minimal akan berubah pola pikirnya,” katanya.

Sementara itu, Pengelola Rest Area KM 166A Tol Cipali Pijar Alam Bolivar mengatakan pihaknya menerima sejumlah catatan dari Menteri LH terkait peningkatan fasilitas pengelolaan sampah di kawasan tersebut.

Menurut dia, salah satu hal yang perlu segera dilengkapi adalah ruang pengolahan sampah agar pemilahan antara sampah organik dan anorganik dapat dilakukan secara lebih optimal.

“Kami akan segera merealisasikan hal tersebut, termasuk menyiapkan ruang pengolahan sampah organik yang nantinya dapat dimanfaatkan menjadi kompos,” tuturnya.



Baca juga: Menteri LH pastikan beri sanksi dan audit lingkungan tambang PT CPM


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Mudik Mulai Terlihat, 285 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada H-10 Lebaran
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
H-7 Lebaran: Stasiun Senen Membeludak, Antrean Mengular Sampai Peron
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Mengatur Ritme Waktu agar Tetap Produktif di Bulan Ramadan
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Dulu Tak Terima Dicap Ani-ani, Kini Cindy Rizap Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy Pramaisshela
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Inti Masalah SMK IDN Bogor Ternyata PBG hingga KDM Cabut Izin Operasional, Kepala Sekolah Buka Suara
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.