Tumpukan Sampah di Taman Sari Dikeluhkan Warga, Timbulkan Bau dan Belatung

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Tumpukan sampah di depan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) Hanura di Jalan Hanura Ketapang, Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, dikeluhkan warga.

Sampah yang telah menumpuk selama sekitar satu minggu itu bahkan mengular hingga sepanjang kurang lebih 50 meter dan mengganggu aktivitas warga serta pengguna jalan.

Keberadaan tumpukan sampah tersebut juga memakan sebagian badan jalan sehingga menyebabkan lalu lintas tersendat.

Baca juga: Sampah Mengular di Taman Sari, Tukang Sampah Mengaku Sering Lembur dan Disalahkan Warga

Salah satu warga yang rumahnya berada tepat di depan TPS3R Hanura, Roni (40), mengaku terganggu dengan kondisi tersebut.

"Terganggu, macet, sampah berantakan begini," kata Roni saat ditemui Kompas.com di lokasi, Sabtu (14/3/2026).

Menurut dia, sampah yang menumpuk di pinggir jalan kerap terbawa roda kendaraan yang melintas sehingga mengotori area depan rumah warga.

Roni juga mengatakan, bau menyengat kerap muncul ketika hujan turun karena air lindi dari sampah mengalir ke jalan.

Selain menimbulkan bau, air lindi tersebut juga membuat permukaan jalan menjadi licin sehingga berpotensi membahayakan pengendara.

Warga lainnya, Sukardi (38), juga mengeluhkan kondisi serupa. Ia mengatakan, selain bau tak sedap, tumpukan sampah di pinggir jalan kerap menimbulkan belatung, terutama pada pagi hari.

"Kalau di jalan begini pas pagi belatungnya pada keluar semua," jelas dia.

Sukardi menilai, mesin pengolahan sampah yang berada di dalam TPS3R Hanura belum berfungsi secara optimal sehingga tumpukan sampah kerap terjadi.

Baca juga: Sampah Setinggi 1 Meter Membeludak di TPS3R Taman Sari Jakbar, Jalanan Menyempit

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Di sisi lain, kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang baru saja mengalami longsor turut memengaruhi kelancaran pengangkutan sampah dari wilayah Jakarta.

Akibatnya, mobilitas pengangkutan sampah tidak berjalan lancar seperti biasanya. Karena itu, Sukardi berharap agar sampah yang saat ini menumpuk di jalan dapat kembali ditempatkan di dalam area TPS3R agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil dan Jejak Karier Syekh Ahmad Al Misry yang Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Pendakwah Asal Mesir
• 6 jam laludisway.id
thumb
Polda Bali luncurkan website Cakrawasi, perketat aktivitas ilegal WNA
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Posko Angkutan Lebaran Bandara Juanda Resmi Beroperasi Pantau Arus Mudik
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Megawati Hadiri Peresmian Taman Bendera Pusaka dan Patung Fatmawati
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pengamat: Kesadaran Hukum Masyarakat Jadi Kunci Tingkat Kepercayaan Terhadap Polri
• 5 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.