Investor Kakap Amerika Serikat Bilang Stablecoin Akan Jadi Sistem Pembayaran Global, Ini Alasannya

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investor Amerika Serikat, Stanley Druckenmiller mengatakan stablecoin berpotensi menjadi fondasi sistem pembayaran global dalam satu hingga dua dekade ke depan.

Menurut Druckenmiller, teknologi blockchain dan penggunaan stablecoin mampu membuat sistem pembayaran menjadi lebih cepat, efisien dan murah dibandingkan infrastruktur keuangan tradisional.

Baca Juga: Digunakan Korea Utara dan Iran, Stablecoin Disebut Menjadi Alat Transaksi Ilegal

“Saya berasumsi bahwa seluruh sistem pembayaran kita akan menggunakan stablecoin dalam sepuluh atau lima belas tahun ke depan,” ujarnya.

Ia menilai stablecoin menawarkan produktivitas tinggi karena mampu memproses transaksi secara lebih efisien dibanding sistem pembayaran konvensional.

Stablecoin merupakan jenis stablecoin yang dirancang untuk mempertahankan nilai stabil dengan mengaitkannya pada mata uang fiat, biasanya dolar dari Amerika Serikat. Token tersebut banyak digunakan dalam perdagangan aset kripto, pembayaran digital, serta transfer dana lintas negara.

Pandangan Druckenmiller sendiri sejalan dengan analisis dari Bank Investasi Australia, Macquarie Group. Mereka menyebut stablecoin mulai berkembang dari sekadar alat perdagangan kripto menjadi lapisan baru dalam sistem keuangan global.

Baca Juga: Meta Bersiap Masuk Pasar Stablecoin Dolar, Bidik Pembayaran Digital Global

Menurut Macquarie, stablecoin kini berpotensi membentuk ulang sistem pembayaran dan perbankan global karena kecepatan dan efisiensinya jika dibandingkan dengan infrastruktur keuangan tradisional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonomi Indonesia di Tengah Perang Timur Tengah, apa strateginya? | KOMPAS MALAM
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Cara Culas Bupati Cilacap Palak THR Lebaran, Kerahkan Satpol PP Kejar Perangkat Daerah yang Belum Setor
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
PBB Soroti Kasus Teror Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bantahan AS soal Pesawat hingga Kapal Induk Terdampak Serangan Iran
• 19 jam laludetik.com
thumb
Amerika Serikat Menggebu! Kirim 2.500 Marinir ke Timur Tengah, B-2 Bomber Dikerahkan ke Iran
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.