Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas

suara.com
1 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Pemerintah RI mengecam keras insiden penyiraman cairan terhadap Andrie Yunus (KontraS) yang terjadi Kamis malam di Jakarta.
  • Pemerintah menekankan bahwa segala bentuk kekerasan tidak dibenarkan dan harus diproses tegas sesuai hukum berlaku.
  • Pemerintah mengharapkan korban segera mendapat penanganan medis optimal serta aparat mengusut tuntas kasus ini secara profesional.

Suara.com - Pemerintah menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa penyiraman cairan yang diduga air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang terjadi pada Kamis (12/3) malam di Jakarta. Pemerintah mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap warga negara.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Angga Raka Prabowo menyatakan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Pemerintah menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa yang menimpa Saudara Andrie Yunus. Kami mengecam keras setiap tindakan kekerasan terhadap siapa pun,” ujar Angga.

Pemerintah berharap korban dapat segera memperoleh penanganan medis yang optimal serta pulih dari dampak peristiwa tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat secara damai dalam kehidupan demokrasi, dan perbedaan pandangan tidak boleh dijawab dengan kekerasan.

Pemerintah juga menekankan pentingnya pengusutan peristiwa ini secara menyeluruh. Aparat penegak hukum diharapkan dapat mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas sehingga memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi korban.

“Setiap tindakan kekerasan harus diproses secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Pemerintah berharap proses penegakan hukum dapat berjalan dengan baik sehingga pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban,” tutup Angga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Mandiri Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Ribuan Warga Rentan di Makassar
• 19 menit laluharianfajar
thumb
Kebakaran di Bintaro Jaksel Bersumber dari Pabrik Kerupuk, Api Menjalar Cepat
• 7 jam laludetik.com
thumb
Korban Penyimpangan Seksual AKBP Didik dan Istri Ngaku Dicekoki Inex hingga Dipaksa "Main Bertiga"
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Korut Luncurkan Rudal Balistik saat AS-Korsel Gelar Latihan Militer
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Banten Sekat Arus Mudik 2026 di Pelabuhan Merak
• 21 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.