Bupati Cilacap Minta Sekda Kumpulkan Uang untuk THR, Terkumpul Rp610 Juta

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman (AUL) dan Sekda Cilacap, Sekda Cilacap, Sadmoko Danardono sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan. Pemerasan tersebut ditujukan untuk Tunjangan Hari Raya (THR) pribadi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cilacap.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, untuk merealisasikan THR tersebut Syamsul menginstruksikan kepada Sadmoko yang ditindaklanjuti dengan mendiskusikan bersama Sumbowo (SUM) selaku Asisten II Kabupaten Cilacap, Ferry Adhi Dharma (FER) selaku Asisten II Kabupaten Cilacap, Budi Santoso (BUD) selaku Asisten III Kabupaten Cilacap untuk membahas jumlah kebutuhan THR eksternal tersebut sebesar Rp515 juta.

Dari pembahasan tersebut, tiga asisten itu meminta uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan target setoran mencapai Rp750 juta. Perlu diketahui, Cilacap memiliki 25 Perangkat Daerah, 2 Rumah Sakit Umum Daerah, dan 20 Puskesmas.

Baca juga: KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Tersangka Kasus Pemerasan, Langsung Ditahan

"Pada awalnya setiap satuan kerja (satker) ditarget untuk bisa menyetor uang Rp75 juta sampai dengan Rp100 juta. Meskipun pada realisasinya setoran yang diterima beragam mulai dari Rp3 juta hingga Rp100 juta per perangkat daerah," kata Asep saat konferensi di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (14/3/2026). Ferry menjadi pihak yang menentukan besaran dari setiap perangkat daerah. Dengan Ferry juga perangkat daerah diwajibkan melapor jika 'target setoran' dinilai terlalu besar yang nantinya akan disepakati bersama berapa jumlahnya. Uang tersebut harus terkumpul sebelum masa libur Lebaran 2026, yakni 13 Maret 2026.

Lihat video: BUPATI CILACAP SYAMSUL AULIA TERJARING OTT KPK"Jika belum melakukan penyetoran, perangkat daerah akan ditagih oleh SUM, FER, BUD sesuai ruang lingkup wilayahnya dibantu oleh Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap," ujarnya.

Adapun, selama 9-13 Maret, 23 perangkat daerah Kabupaten Cilacap telah menyetorkan permintaan Bupati yang dikumpulkan melalui FER dengan total mencapai Rp610 juta. "Adapun uang setoran tersebut akan diserahkan FER kepada SAD selaku Sekda Cilacap," ucapnya.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Bawa 13 Orang Terkait OTT Bupati Cilacap ke Jakarta
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Arus Mudik di Tol Cipali Naik 75 Persen, Diskon Tarif Mulai Besok
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
WhatsApp Bisa di Laptop! Ini Cara Install di Windows dan Mac
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jakarta Panas Banget Hari Ini
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Swiss Open 2026: Alwi Farhan Lolos ke Semifinal, Fokus Hadapi Unggulan asal China
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.