Menteri Sosial Saifullah Yusuf membagikan kisah toleransi antarsiswa sekolah rakyat di bulan Ramadan. Ia mengatakan semangat toleransi cukup terjaga di sekolah rakyat bagi siswa yang berbeda agama.
"Jadi misalnya di Kupang gitu ya, ada satu anak muslim. Tapi diterima dengan baik, bahkan mereka kalau mau ke musala, kadang diantar oleh teman-teman. Awalnya dia ragu, saya muslim sendirian pakai jilbab, jangan-jangan nanti saya di-bully, ternyata nggak," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut, dalam acara Inspirasi Bulan Suci detikcom, dikutip Senin (9/3/2026).
Ia mengatakan ada program pendalaman ilmu agama pada bulan Ramadan, seperti salat Tarawih, ngaji bagi siswa yang beragama Islam. Kemudian siswa nonmuslim akan menyesuaikan proses pembelajarannya dengan tetap toleransi.
"Mereka kan 24 jam pendidikan, jadi ada jadwal ya untuk pendalaman ilmu agama, di sana teman-teman yang Islam, tentu ditambahi jam ekstrakurikulernya, ada salat Tarawih. Kemudian nanti ada ngaji, bagi yang beragama Islam ini. Sementara yang nonmuslim menyesuaikan," ujar Gus Ipul.
"Saya senang karena saya hampir keliling ke semua Sekolah Rakyat, belum semuanya ya, sebagian, tapi semangat toleransi di sana cukup terasa," katanya.
Kemudian, Gus Ipul juga membagikan kisah toleransi bagi siswa sekolah rakyat di Jakarta. Ia mengatakan, siswa sekolah rakyat tersebut mengaku nyaman dapat diterima oleh siswa lainnya meski berbeda agama.
"Kemudian di Jakarta sini ada di Pondok Indah itu mayoritas muslim salah satunya ada yang Katolik atau Kristen. Saya suruh untuk menyampaikan semacam kesaksian bagaimana selama di sana, 'awalnya saya ragu, tapi ternyata saya bisa diterima dengan baik' dan semangat toleransinya ada," ujarnya.
"Nah, bulan puasa ini tentu ada tambahan-tambahan kegiatan, tetapi semangat toleransi tetap dikembangkan di sana. Bagaimana yang nonmuslim membersamai teman-temannya yang beragama Islam, sementara yang beragama Islam memahami dan harus mengerti, bagaimana di sekitar kita ada orang-orang yang tidak berpuasa, itu semangat itu juga terus dikembangkan. Nah, jadi semangat ini ada," tambah Gus Ipul.
Inspirasi Bulan Suci hadir menyambut bulan suci Ramadan, detikcom bersama tokoh-tokoh negeri berbagi ilmu di bulan berkah. Menghadirkan gagasan solutif, pemikiran strategis, serta nilai-nilai kebajikan yang relevan bagi pembangunan bangsa.
(azh/dhn)





