Sebanyak 459.570 kendaraan tercatat telah keluar dari Jakarta hingga Sabtu (14/3) malam. Arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta didominasi menuju wilayah timur atau jalur Trans Jawa.
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal menjelaskan, angka tersebut merupakan data sementara pada hari kedua Operasi Ketupat 2026.
"Dan pada malam hari ini, hari kedua menjelang masuk hari ketiga, kami menyampaikan bahwa ada dinamika kejadian yang cukup menyita perhatian, terutama terkait masalah jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta," kata Faizal, Sabtu (14/3).
Ia menyebut jumlah kendaraan yang sudah meninggalkan Jakarta mencapai hampir setengah juta unit.
"Prediksi kami memang tanggal 14, 15 ada peningkatan, namun pada malam hari ini kami menyampaikan bahwa yang keluar ke Jakarta kurang lebih kendaraan 459.570 kendaraan," katanya.
Faizal menjelaskan, arus kendaraan tersebut mayoritas bergerak menuju wilayah timur, terutama jalur tol Trans Jawa yang menjadi rute utama pemudik.
"Mayoritas masih didominasi ke arah timur, ke arah Trans Jawa dan kami tadi sudah melakukan pengecekan data bahwa hampir semua kendaraan-kendaraan yang mengarah ke arah timur sudah didominasi oleh kendaraan pribadi," ujarnya.
Sementara itu, kendaraan logistik seperti truk sebagian masih bergerak menuju Pelabuhan Merak untuk menyeberang ke Sumatera.
"Adapun untuk yang kendaraan-kendaraan lain, sementara ini masih mengarah yang truk ya, terutama truk masih ada sebagian yang mengarah ke arah Merak, Bakauheni," jelas Faizal.





