Polri Bakal Tindak Kendaraan Sumbu Tiga yang Masih Beroperasi di Arus Mudik

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Korlantas Polri mengingatkan adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang berat atau truk sumbu tiga selama arus mudik Lebaran 2026. Kendaraan sumbu tiga yang melanggar batas operasional tersebut akan ditindak.

"Kita sudah memberikan kebijakan waktu, kebijakan masa durasi. Mungkin besok (hari ini) kami akan melakukan penindakan. Dengan teguran maupun tilang," kata Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Faizal di Command Center PJR Korlantas Polri di Km 29 Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (15/3/2026) dini hari.

Baca juga: 450 Ribu Kendaraan Mulai Tinggalkan Jakarta, Diprediksi Ada 3,2 Juta Lagi

Faizal juga mengingatkan kepada jajarannya untuk menerapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang telah diberlakukan. Hal itu untuk menjamin keselamatan masyarakat selama mudik dan arus balik lebaran ini.

"Kemudian kami juga menghimbau kepada rekan-rekan yang ada di lapangan tidak bosan-bosannya SKB sudah diberlakukan, tolong betul-betul lakukan ya himbauan, lakukan teguran, kalau perlu penindakan dengan tilang," sebutnya.

Lalu, ia juga menjelaskan bahwa ramp check di Km 81 tol Cipali mulai diberlakukan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kelayakan jalan kendaraan yang lewat di tengah musik mudik.

"Bahwa terhitung mulai hari ini ya, hari Sabtu, tanggal 14, kita sudah melakukan kegiatan checkpoint atau ramp check di Km 81," kata Faizal di Command Center PJR Korlantas Polri di Km 29 Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (15/3/2026) dini hari.

"Ini tujuannya agar kita bisa memberikan atau mengantisipasi dengan adanya sopir-sopir yang tidak sesuai dengan kemampuan untuk mengemudi dan sebagainya," tambahnya.

Selain pemeriksaan kendaraan, ada juga pengecekan kondisi sopir dan kesehatannya. Hal itu untuk mencegah pengendara yang kelelahan tetap berkendara.

"Kemudian pemeriksaan kesehatan, bantuan vitamin, dan juga pemeriksaan kendaraan atau layak jalan nggak kendaraan tersebut. Tentunya kerja sama dengan teman-teman dari perhubungan dan juga dari dinas kesehatan," tuturnya.

Baca juga: Wakapolri Pantau Arus Mudik di Km 29, Puji Kesiapan Korlantas Polri

Diketahui, Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung dua pekan, mulai dari 13 hingga 25 Maret 2026. Diprediksi akan ada 143,9 juta perjalanan masyarakat yang melakukan mudik Lebaran tahun ini.

Pada hari kedua Operasi Ketupat 2026, 459.570 ribu kendaraan tinggalkan Jakarta. Diprediksi masih ada 76,9 persen atau 3,2 juta kendaraan belum meninggalkan Jakarta.

Kendaraan tersebut didominasi ke arah Timur pulau Jawa yang didominasi kendaraan pribadi. Diprediksi lonjakan kendaraan akan terjadi pada Rabu (18/3) hingga Jumat (20/3).




(ial/azh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
YLBHI Tantang Polri Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus: Buktikan Reserse Punya Kemampuan
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Ini Jadwal Lengkap Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2026, Benarkah 1 Syawal 1447 H Bakal Beda Hari?
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Prabowo Sentil Pengamat Tak Suka Indonesia Berhasil: Kita Mau Tertibkan
• 16 menit lalukompas.tv
thumb
Rutan Kelas I Surabaya Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Keluarga saat Ramadhan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Putri Kim Jong Un Tampil Percaya Diri di Arena Tembak
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.