BMKG Ungkap Cuaca Indonesia Masuk Peralihan Musim Hujan saat Lebaran 2026

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan pada periode perayaan dan libur Idul Fitri 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam masa peralihan musim hujan.

Kondisi tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah, sehingga perlu menjadi perhatian dalam mendukung kelancaran transportasi dan keselamatan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

"Berdasarkan analisis BMKG, potensi peningkatan intensitas curah hujan utamanya terjadi pada minggu pertama hingga minggu kedua Maret 2026. Selanjutnya intensitas tersebut diperkirakan akan menurun," ungkap Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani dalam keterangannya, dikutip Minggu (15/3/2026).

Pada periode 11–20 Maret hingga 21–30 Maret, cuaca diperkirakan masih didominasi hujan ringan hingga sedang dengan peluang hujan lebat di wilayah Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, serta Papua Pegunungan. Secara umum, selama periode Lebaran kondisi cuaca diprediksi didominasi berawan hingga berpotensi hujan.

Lebih lanjut, pada April 2026 curah hujan diperkirakan masih berada pada kategori menengah hingga tinggi, dengan potensi sangat tinggi terutama di wilayah Papua Tengah. 

Kondisi tersebut, kata Faisal, dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer. Hal itu di antaranya aktivitas Monsun Asia yang membawa massa udara basah, fenomena Madden–Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, serta potensi pertumbuhan bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia.

Sebagai langkah mitigasi potensi bencana hidrometeorologi, BMKG juga menyiapkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) secara situasional dan berbasis kebutuhan untuk menekan intensitas curah hujan di wilayah yang berpotensi terdampak. Upaya ini diarahkan untuk memitigasi potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas transportasi, khususnya penyeberangan.

 

Di sisi layanan informasi, BMKG terus memperkuat sistem informasi cuaca terintegrasi bagi sektor transportasi darat, laut, dan udara. Platform tersebut antara lain Ina-SIAM untuk sektor penerbangan, InaWIS untuk sektor maritim, serta Digital Weather for Traffic (DWT) yang menyediakan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini berbasis nowcasting di sepanjang jalur transportasi darat.

“Informasi BMKG dapat diakses melalui website, Instagram, YouTube, Facebook, X (Twitter), aplikasi InfoBMKG, SMS Blast, hingga tampilan informasi cuaca luar ruang dan layar Dynamic Message Sign (DMS) di jalan tol”, kata Faisal.

Selain fokus pada jalur transportasi, BMKG menyiapkan prakiraan cuaca khusus untuk beberapa destinasi wisata unggulan yang biasanya ramai dikunjungi saat libur Lebaran, seperti Labuan Bajo, Danau Toba, dan kawasan Gunung Bromo. Jaringan stasiun BMKG di daerah turut disiagakan agar layanan informasi cuaca dapat berlangsung terus-menerus, termasuk dukungan pengoperasian posko pusat dan daerah di pelabuhan utama, bandara, serta rest area jalan tol.

Faisal menegaskan, BMKG siap terus bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga guna mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat selama periode mudik dan libur Hari Raya Idulfitri 2026.

"BMKG siap mendukung dan bersinergi untuk mewujudkan kelancaran libur Hari Raya Idulfitri 2026," tutup Faisal.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tansformasi BTN, Ekspansi Operasional Kredit hingga Modernisasi Kantor Cabang
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BSI Operasikan 162 Kantor Cabang saat Libur Lebaran, Ini Jadwalnya!
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Sepekan, Kabinet tak boleh "open house" mewah hingga MBG saat Lebaran
• 25 menit laluantaranews.com
thumb
5 Tanda Orang yang Dapat Malam Lailatul Qadar
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Penguasa kelas terbang putri Fundora penuhi berat badan hadapi Ruiz
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.