BYD: Mudik Pakai Mobil Listrik Hemat Biaya Energi 40 Persen

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Simulasi BYD Indonesia menunjukkan penggunaan mobil listrik untuk perjalanan jauh seperti mudik, dapat memberikan keuntungan dari sisi efisiensi biaya energi dibandingkan kendaraan konvensional yang masih menenggak bahan bakar.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan, berdasarkan perhitungan internal perusahaan, penggunaan kendaraan listrik berpotensi memberikan penghematan biaya yang cukup signifikan.

Ia mencontohkan simulasi perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya dengan jarak sekitar 800 kilometer. Jika menggunakan mobil berbahan bakar bensin dengan konsumsi rata-rata 18 kilometer per liter, kebutuhan bahan bakar diperkirakan mencapai sekitar 44,5 liter.

“Artinya total biaya yang dikeluarkan bisa lebih dari Rp 450 ribu untuk perjalanan tersebut,” ujar Luther ditemui di posko mudik BYD di rest area KM 57A Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (13/3).

Sementara itu, jika menggunakan mobil listrik, biaya energi yang dibutuhkan dinilai lebih rendah. Luther mencontohkan simulasi menggunakan salah satu model kendaraan listrik BYD dengan konsumsi energi sekitar 8 kilometer per kWh.

“Bagaimana dengan EV? Simulasi produk kami BYD M6 dengan konsumsi energi 8 kilometer per kWh dengan rute dan jarak yang sama hanya menghabiskan 100 kWh atau biaya sekitar Rp 263 ribu. Secara angka ada potensi penghematan signifikan lebih dari 40 persen,” katanya.

Menurut Luther, efisiensi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat kendaraan listrik semakin dilirik masyarakat untuk digunakan dalam perjalanan jarak jauh, termasuk saat momen mudik Lebaran.

“Jadi ini bukan hanya gaya hidup ramah lingkungan, tetapi juga keputusan yang cerdas dari sisi biaya perjalanan,” ujarnya.

Sejalan dengan itu BYD mencatat adanya lonjakan penggunaan mobil listrik untuk dipakai mudik tahun ini. Data BYD, pada 2024 tercatat 4.300 mobil listrik digunakan untuk mudik, angkanya naik menjadi 13.600 unit pada 2025, dan diprediksi menjadi di atas 30 ribu unit pada 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kesengsem dengan Magis Ryo Matsumura, Bhayangkara FC Ingin Permanenkan Statusnya dari Persija
• 11 jam lalubola.com
thumb
Mudik Lebaran, 23.000 Kendaraan Lebih Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Makan Satu Pisang Setiap Hari, Sehat Gak?
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi di 2025 AS Direvisi, Bisa Tak Capai 1%
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rindu Rumah, Pengungsi Gaza Jalani Ramadan di Atas Reruntuhan | BERITA UTAMA
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.