Jakarta: Sejarah baru tercipta di Emirates Stadium. Pemain muda berusia 16 tahun, Max Dowman, resmi dinobatkan sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Liga Premier Inggris, setelah membantu Arsenal membungkam Everton dalam laga yang penuh drama pada menit-menit akhir.
Gol bersejarah Dowman tidak hanya mengunci kemenangan bagi The Gunners, tetapi juga membawa skuad asuhan Mikel Arteta unggul 9 poin di puncak klasemen sementara Liga Inggris. Arsenal meninggalkan Manchester City di posisi kedua, meski rival terdekatnya tersebut masih mengantongi satu tabungan pertandingan.
Drama Menit Akhir di EmiratesSepanjang laga, Everton tampil sangat solid dan hampir membuat publik tuan rumah frustrasi. Tim asuhan Sean Dyche itu nyaris unggul di babak pertama melalui aksi Dwight McNeil.
Namun, upaya McNeil digagalkan blok akrobatik Riccardo Calafiori dan sebuah tendangan melengkung yang hanya membentur tiang gawang.
Arsenal baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-89. Berawal dari umpan silang Max Dowman yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Everton, Jordan Pickford, bola liar mengenai Piero Hincapie sebelum akhirnya disambar pemain pengganti, Viktor Gyokeres.
Drama mencapai puncaknya pada masa injury time. Saat Everton mengerahkan seluruh pemain, termasuk Jordan Pickford, maju ke depan untuk situasi sepak pojok, Arsenal melancarkan serangan balik kilat.
Dowman menunjukkan ketenangannya dengan melewati dua pemain bertahan Everton sebelum menggiring bola menuju gawang yang kosong. Gol tersebut memastikan kemenangan Arsenal sekaligus memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang James Vaughan, 16, sejak 2005. Dowman mencatatkan rekor baru di usia 16 tahun 73 hari.
Max Dowman dan Viktor Gyokeres merayakan gol Arsenal ke gawang Everton. Dok. Instagram Arsenal
Max Dowman bukan nama baru bagi pemantau bakat Arsenal. Dia sudah berlatih dengan tim utama sejak usia 14 tahun dan terus memecahkan rekor sebagai pemain termuda klub yang tampil di ajang Piala Carabao dan Piala FA.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, sempat memberikan pujian setinggi langit dengan menyandingkan talenta Dowman dengan legenda sepak bola, Lionel Messi. Kepercayaan Arteta terbukti dengan memasukkan Dowman di menit ke-74 saat skor masih imbang tanpa gol.
“Kualitas dan bakat yang dimilikinya (Dowman) luar biasa,” ujar Arteta dalam beberapa kesempatan sebelumnya, yang kini terbukti lewat kontribusi nyatanya di lapangan.
Dengan performa impresif ini, Dowman diprediksi menjadi senjata rahasia baru bagi Arteta dalam persaingan perebutan gelar juara Premier League musim ini.
(Thalatie K Yani)




