Dunia intelektual kehilangan salah satu tokoh filsafat terbesar pada eranya. Filsuf, sosiolog sekaligus ilmuwan komunikasi Jürgen Habermas meninggal dunia pada usia 96 tahun.
Dilansir Associated Press (AP), Penerbit Habermas, Suhrkamp, mengatakan ia meninggal pada hari Sabtu (15/3/2026) di Starnberg, dekat Munich, Jerman.
Habermas sering memberikan pendapatnya tentang masalah politik selama beberapa dekade. Tulisan-tulisannya yang luas melintasi batas-batas disiplin akademis dan filosofis, memberikan visi tentang masyarakat modern dan interaksi sosial. Karya-karyanya yang paling terkenal termasuk dua jilid "Teori Tindakan Komunikatif."
Habermas, yang berusia 15 tahun pada saat kekalahan Nazi Jerman, kemudian mengenang fajar era baru pada tahun 1945. Inilah yang mendorongnya hidup di dunia filsafat dan teori sosial.
Pada tahun 1980-an, Habermas adalah tokoh terkemuka dalam apa yang disebut Perselisihan Sejarawan, di mana sejarawan Berlin Ernst Nolte dan lainnya menyerukan perspektif baru tentang Reich Ketiga dan identitas Jerman.
Kanselir Jerman, Friedrich Merz mengatakan bahwa "Jerman dan Eropa telah kehilangan salah satu pemikir paling penting di zaman kita."
(rdp/idh)





