JAKARTA, KOMPAS.com - Umat Hindu dari wilayah Jabodetabek mengikuti upacara Melasti menjelang perayaan Hari Raya Nyepi 2026 di Pura Segara Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (15/3/2026).
Pantauan Kompas.com di lokasi sekitar pukul 09.25 WIB, kawasan pura mulai dipadati umat yang datang untuk mengikuti rangkaian ritual penyucian diri tersebut.
Sejumlah bus pariwisata terlihat silih berganti tiba di lokasi, membawa rombongan umat dari berbagai daerah di sekitar Jakarta.
Para pria tampak mengenakan udeng di kepala, baju putih, serta kain yang diikatkan di pinggang.
Sementara itu, para perempuan mengenakan kebaya putih dengan selendang yang dililitkan di pinggang.
Baca juga: Meski Hujan, Pawai Ogoh-ogoh Nyepi di Bundaran HI Tetap Diserbu Warga
Setiap rombongan yang datang dari pura lain memasuki area upacara dengan berjalan berbaris sambil mengusung pralingga atau simbol suci dari pura masing-masing.
Aroma dupa juga tercium di sekitar area pura, menambah khidmat suasana saat para umat berkumpul untuk menjalankan rangkaian ritual Melasti.
Ketua Suka Duka Hindu Dharma DKI Jakarta Raya, Made Sudarta, mengatakan umat yang mengikuti upacara Melasti di Pura Segara tidak hanya berasal dari Jakarta.
“Ada 15 tempat ibadah di Jakarta, dan ada juga yang dari Jawa Barat, dari Gunung Salak Bogor ya, dari Bogor ya, juga ada dari Depok gitu. Jadi dari berbagai daerah,” ujar Made saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu.
Ia memperkirakan jumlah umat yang mengikuti upacara Melasti di Pura Segara mencapai ribuan orang.
Baca juga: Kenapa Cuaca Jakarta Hari Ini Terasa Sangat Panas? BMKG Ungkap Penyebabnya
Menurut Made, lokasi tersebut memang menjadi pusat pelaksanaan Melasti bagi umat Hindu di wilayah Jabodetabek.
“Ini pusatnya Melasti di Jabodetabek ya, di Jakarta. Dan ini dilakukan setiap tahun dalam rangka Hari Suci Nyepi DKI Jakarta,” kata dia.
Dalam rangkaian upacara tersebut, perwakilan umat dari setiap pura nantinya menuju laut untuk mengambil tirta atau air suci.
Air tersebut kemudian akan digunakan sebagai bagian dari prosesi penyucian dalam perayaan Nyepi.
“Ya, ada perwakilan dari umat yang mengambil air suci dari laut, di laut, untuk dijadikan tirta sebagai untuk upacara. Nanti diselesaikan oleh pandita,” jelas Made.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




