Saat Acara Masih Berlangsung, Tiba-tiba Mendikdasmen Minta Dipijat

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti berjanji akan menambah jumlah sekolah luar biasa.

Selain itu, kata Abdul Mu'ti, pemerintah juga memberikan pelatihan pijat refleksi bagi penyandang disabilitas.

BACA JUGA: Abdul Muti Lega Penyidikan Kasus Guru Tri Wulansari Jambi Dihentikan

Hal tersebut disampaikan Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat menghadiri acara buka puasa bersama 1.000 difabel besutan Direktorat Pendidikan Khusus di Masjid Baitut Tholibin, Kemendikdasmen, Jakarta, Sabtu (14/3).

Menteri Mu'ti menegaskan, sesuai amanat UU Sistem Pendidikan Nasional, pemerintah berkewajiban menyediakan layanan pendidikan bermutu bagi seluruh anak Indonesia, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. 

BACA JUGA: Mendikdasmen Abdul Muti Meresmikan 100 Sekolah Aman se-Tangerang Raya

Dia menyebutkan, ada sejumlah kebijakan yang diambil.

Pertama, pemerintah terus memperkuat pendidikan inklusi, yaitu sistem pendidikan formal yang memberikan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus belajar bersama dengan siswa lainnya di sekolah umum.

BACA JUGA: Mendikdasmen Heran Kepala Daerah Belum Meredistribusi Guru PPPK & PNS ke Sekolah Swasta

Kedua, menambah jumlah Sekolah Luar Biasa yang memang dibangun khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Ketiga, Kemendikdasmen juga akan memperkuat pendidikan nonformal melalui berbagai pelatihan keterampilan bagi anak-anak, termasuk penyandang disabilitas.

“Komitmen berikutnya adalah memperkuat pendidikan nonformal melalui pelatihan bagi seluruh anak Indonesia, termasuk yang berkebutuhan khusus. Di antaranya pelatihan pijat refleksi dan berbagai pelatihan keterampilan lainnya,” tuturnya

Menteri Mu'ti menegaskan, setiap anak Indonesia berhak mendapatkan layanan pendidikan berkualitas tanpa memandang latar belakang sosial, kondisi ekonomi, maupun kondisi fisik dan intelektual.

Ia meyakini bahwa semua anak Indonesia memiliki potensi dan kemampuan untuk menjadi anak-anak Indonesia yang hebat apabila mereka mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga meluncurkan komunitas PijatMu serta program mudik gratis bagi penyandang disabilitas.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kemendikdasmen dengan Majelis Pembinaan Kesehatan Masyarakat Muhammadiyah dan sejumlah mitra.

“Ini merupakan kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Majelis Pembinaan Kesehatan Masyarakat, serta mitra seperti BPKH, BSI, dan beberapa lembaga lainnya. Alhamdulillah tadi juga diberikan santunan sekaligus dukungan agar mereka dapat mudik ke kampung halaman,” jelasnya.

Suasana makin seru ketika Mendikdasmen meminta salah satu penyandang disabilitas memijat dirinya.

Saat dipijat Menteri Mu'ti mengaku rasa capeknya langsung hilang. Mendengar itu, si tukang pijat tersenyum simpul. (esy/jpnn)


Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Imbau Pemudik Waspada Lewat Jalur Nagreg Saat Hujan: Rawan Pohon Tumbang
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Donald Trump Klaim Militer AS Dominasi Perang Lawan Iran: Sebagian Militer Mereka Hilang!
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Hotman Paris Posting Rismon Terima Parsel Gibran, Auto Diserbu Netizen!
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Dibombardir Iran Tanpa Henti, Israel Hampir Kehabisan Rudal Pencegat
• 6 jam laluokezone.com
thumb
KPK: Bupati Cilacap Peras 25 Perangkat Daerah hingga 20 Puskesmas
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.