Di tengah kebiasaan baru orang berbagi momen di media sosial, Samsung Galaxy S26 Ultra hadir dengan kamera yang dirancang untuk menangkap setiap detail yang tampak depan mata.
Kemampuan ini terasa relevan untuk momen seperti ngabuburit, waktu ketika langit senja berubah warna, pedagang takjil mulai ramai, dan obrolan santai bersama teman mengisi waktu menunggu azan magrib.
Maka sayang jika dilewatkan tanpa dokumentasi. Sebab, Ramadan hadir setahun sekali, meninggalkan jeda hari cukup panjang yang membuat banyak perubahan dalam hidup. Samsung Galaxy S26 Ultra tampaknya sangat bisa menjadi pilihan untuk mengabadikan perubahan setahun sekali itu, lewat kualitas kameranya yang imersif.
Smartphone flagship ini dirancang untuk menghasilkan materi visual yang sudah kuat sejak proses pengambilan gambar. Dengan begitu, pengguna dapat langsung memanfaatkan hasil rekaman untuk berbagai kebutuhan konten tanpa harus melakukan banyak perbaikan di tahap editing.
Kamera 200MP untuk Materi Visual Lebih KayaSalah satu andalan utama Galaxy S26 Ultra ada pada kamera utamanya yang mengusung sensor wide 200MP dengan aperture F.14 dan dukung OIS yang bisa meningkatkan kecerahan foto malam hari hingga 47%. Resolusi besar ini memungkinkan kamera menangkap detail visual sejak awal kita merekam, dan memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna ketika ingin mengolah konten.
Misalnya saat merekam suasana pasar takjil yang ramai, pengguna bisa mengambil gambar secara lebih lebar untuk menangkap keseluruhan suasana. Namun saat proses editing, bagian tertentu seperti pedagang yang sedang menggoreng makanan atau detail hidangan berbuka, tetap bisa di-crop atau diperbesar tanpa membuat kualitas gambar terlihat pecah.
Fleksibilitas seperti ini semakin relevan di era konten cepat. Satu footage yang sama bisa diubah menjadi berbagai format mulai dari video horizontal untuk YouTube hingga video vertikal untuk Instagram atau TikTok tanpa kehilangan banyak detail.
Bagi kreator konten maupun pengguna media sosial yang aktif, kualitas materi awal seperti ini menjadi faktor penting. Semakin baik kualitas rekaman dasar, semakin ringan pula proses produksi konten berikutnya.
Tantangan lain saat merekam momen ngabuburit adalah perubahan cahaya yang terjadi sangat cepat. Dalam hitungan menit, langit bisa berubah dari terang menjadi redup. Lampu-lampu kios mulai menyala, sementara cahaya alami perlahan menghilang. Situasi ini sering membuat video terlihat gelap atau penuh noise jika kamera tidak mampu menangani kondisi low-light dengan baik.
Galaxy S26 Ultra menghadirkan teknologi Clear Nightography Video untuk menjawab tantangan tersebut. Fitur ini membantu kamera menghasilkan rekaman yang lebih terang dan tetap natural ketika kondisi cahaya mulai berkurang. Sistem pemrosesan gambar pada perangkat akan memaksimalkan sensor untuk menangkap lebih banyak cahaya sekaligus menjaga warna tetap mendekati kondisi aslinya.
Hasilnya, suasana senja menjelang berbuka dapat terekam dengan lebih hidup. Warna langit tetap terlihat dramatis, lampu-lampu di area kuliner tampil jelas, dan ambience tempat ngabuburit tetap terasa hangat seperti yang dilihat langsung oleh mata.
Kombinasi kamera Brighter and Upgraded 200MP dan teknologi Clear Nightography Video membuat Galaxy S26 Ultra mampu menghasilkan rekaman yang tajam, terang, dan kaya detail bahkan dalam kondisi pencahayaan yang menantang.
Dengan kualitas kamera Galaxy S26 Ultra yang sangat tajam, pengguna tidak perlu terlalu sering mengulang pengambilan gambar hanya karena detail kurang tajam atau video terlihat terlalu gelap.
Alhasil, pengguna bisa lebih fokus menikmati momen ngabuburit, entah itu berburu takjil, berjalan santai di taman kota, atau sekadar mengobrol bersama teman sambil tetap mendapatkan hasil konten yang siap dibagikan.
Sementara saat kita mengambil video sambil berjalan kaki di tengah keramaian, pengguna nggak perlu khawatir hasil video shaky. Galaxy S26 Ultra sudah dilengkapi dengan fitur SuperSteady yang didukung opsi Horizontal Lock.
Fitur ini juga menjaga orientasi video tetap lurus meski ponsel bergerak atau bahkan diputar sampai jungkir balik. Teknologi tersebut memanfaatkan kombinasi sensor gyro dan accelerometer untuk mendeteksi arah gravitasi. Dengan begitu, video tetap stabil bahkan ketika perangkat dimiringkan atau diputar hingga 360 derajat.
Hasilnya, footage yang direkam terlihat lebih rapi dan cinematic tanpa perlu menggunakan gimbal tambahan. Ini menjadi solusi praktis terutama saat merekam momen spontan yang tidak bisa diulang.
Kamera depan 12MP dengan aperture f/2.2 yang didukung AI Image Signal Processor (AI ISP) juga sangat bisa diandalkan. Peningkatan AI ISP membuat kamera depannya mampu mereproduksi warna kulit yang lebih alami dan detail yang lebih halus dalam kondisi pencahayaan yang tidak konsisten.
Pengeditan foto dan video juga sama mudah dan lugasnya, dengan alat bantu AI yang terintegrasi ke dalam proses yang alami, jadi pengguna dapat melakukan perubahan dengan cepat dan menyalurkan kreativitas mereka tanpa memerlukan keahlian desain.
Pada akhirnya, ngabuburit bukan sekadar menunggu waktu berbuka. Di dalamnya ada banyak momen kecil yang penuh cerita: Warna langit yang berubah perlahan, aroma makanan yang menggoda, hingga tawa ringan di antara teman.
Dengan kemampuan kamera yang semakin canggih, momen-momen sederhana tersebut kini bisa diabadikan dengan lebih maksimal, tajam, terang, dan tetap terasa natural seperti suasana aslinya.
Saat ini, Samsung telah membuka periode pre-order Galaxy S26 Ultra hingga 17 Maret 2026. Smartphone ini tersedia dalam warna Black, Cobalt Violet, Sky Blue, dan White. Tersedia juga warna Pink Gold dan Silver Shadow untuk pembelian di samsung.com/id. Berikut harganya:
16GB + 1TB: Rp 31.999.000
12GB + 512GB: Rp 27.499.000
12GB + 256GB: Rp 24.499.000





