Ratusan Siswa Tunanetra Khatamkan Alquran Braille di Bulan Ramadhan

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Suasana haru dan penuh semangat Ramadhan terasa di Masjid Ibnu Umi Maktum, SLB Negeri A Pajajaran Kota Bandung, saat ratusan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Bandung Raya mengikuti kegiatan khataman Alquran,  tausiyah, dan buka puasa bersama, Jumat (13/3/2026).

Momentum spiritual ini menjadi istimewa karena para peserta tunanetra berhasil menuntaskan khataman Alquran menggunakan huruf Braille.

Baca Juga
  • Benarkah Netanyahu Tewas? Ini Penelusuran Kantor Berita Turki dan Misteri yang Belum Terjawab
  • Diakui Militer Dunia, Ini Tabir 'Bapak Rudal’ Sosok Utama di Balik Dahsyatnya Senjata Iran
  • 2 Pesawat AS Jatuh di Irak dan Seperti Biasa Bantah Akibat Dirudal Iran, Padahal…

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 siswa SLB, 200 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada SLB se-Bandung Raya, serta 200 anggota Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Bandung.

Direktur Pendidikan Islam Kementerian Agama, M Munir, menjelaskan bahwa Direktorat Pendidikan Agama Islam memiliki tugas melakukan bimbingan di bidang PAI di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, termasuk di Sekolah Luar Biasa.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Kegiatan ini melibatkan 300 siswa-siswi sekolah luar biasa serta 200 guru PAI SLB se-Bandung Raya dan 200 anggota Pertuni. Siswa-siswi SLB ini adalah anak-anak yang diberi keistimewaan dan kekhususan oleh Allah SWT sehingga perlu mendapatkan perhatian,” ujar Munir dalam keterangan persnya, Sabtu (14/3/2026).

Ia menambahkan, para guru PAI yang mengajar di SLB juga memiliki peran istimewa. Sebagian di antara mereka merupakan penyandang disabilitas, sementara lainnya tidak, namun semuanya dituntut memiliki kesabaran dan kemampuan ekstra dalam mendampingi para siswa.

"Guru-guru PAI pada SLB juga ada yang difabel dan juga tidak. Mereka juga tergolong istimewa sebab memiliki kesabaran, kekuatan dan kapabilitas yang ekstra dalam menemani dan mendidik siswa-siswi SLB,” ucapnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno turut memberikan apresiasi kepada para siswa tunanetra, guru, dan pembina dari Pertuni yang telah membimbing mereka hingga mampu membaca dan mengkhatamkan Alquran Braille.

“Kita boleh saja tidak melihat dengan mata, tetapi kita tidak boleh buta dalam hati dan semangat,” ujar Amien saat memberikan motivasi kepada para siswa.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama, Helmy Halimatul Udhma . - (Muhyiddin/ Republika)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dubes Iran Sebut Selat Hormuz Ditutup untuk Negara Bersekutu dengan Musuh
• 16 jam laludetik.com
thumb
Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Pelatih Dewa United: Persija Tim yang Dinamis, tapi Punya Kelemahan
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG Pekanbaru Deteksi 143 Titik Panas di Riau, Terbanyak di Kabupaten Pelalawan
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Buktikan Diri Belum Habis, Putri KW Melaju ke Final Swiss Open 2026
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.