Pesepeda yang Dipukul Ojol di Sudirman Alami Luka Sobek dan Bengkak di Mulut

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pesepeda bernama Ucup mengalami luka sobek dan bengkak di mulut usai dipukul sopir ojek online (ojol) yang masuk jalur sepeda di wilayah Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).

“Ini bagian mulut saya yang kiri bengkak sama bagian dalam kayak sobek karena kena gigi sewaktu dia nonjok saya,” kata Ucup saat dihubungi Kompas.com, Minggu (15/3/2026).

Ia menuturkan, luka yang dialaminya saat ini baru ditangani sementara dengan kompres air hangat.

Baca juga: Momen Damkar Bekasi Bujuk Remaja yang Nekat Naik Tower GSM: Perjalananmu Masih Panjang

Peristiwa pemukulan itu bermula ketika Ucup bersama beberapa rekannya bersepeda menuju arah Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Saat tiba di dekat wilayah Dukuh Atas, ia berhenti sejenak sebelum turunan jalan.

Di lokasi tersebut, Ucup memindahkan cone pembatas ke tengah jalur sepeda sambil memosisikan sepedanya untuk menutup akses agar sepeda motor tidak masuk ke jalur khusus pesepeda.

Setelah itu, ia melihat beberapa pengendara motor mencoba menerobos jalur sepeda. Namun, para pengendara tersebut akhirnya berbalik arah dan kembali ke badan jalan.

“Tiba-tiba ada seorang bapak yang melewati jalur saya lalu saya hadang. Di situ ada perdebatan, lalu bapak itu sudah putar balik lalu berpindah jalur,” ujar Ucup.

Tak lama setelah kejadian itu, seorang rekan Ucup datang menghampirinya setelah ikut membantu menghalau pemotor yang hendak masuk ke jalur sepeda.

“Awalnya, saya dan teman saya sudah ingin jalan namun tiba-tiba ada abang pake helm hitam dan jaket ojol melaju dan menabrak sepeda saya hingga ke bahu lajur sepeda,” terang Ucup.

Baca juga: Viral Video Pesepeda Dipukul Ojol di Sudirman Saat Cegah Motor Masuk Jalur Sepeda

Ia menyebutkan, sepedanya rusak setelah dilindas sepeda motor Yamaha Fazzio yang dikendarai pengemudi ojol tersebut. Karena kesal, Ucup kemudian memukul helm yang dikenakan pengendara itu.

“Mungkin karena itu (gak bisa lewat) jadi dia mengamuk dan mungkin karena saya menegur dia dengan cara menampar helmnya,” tuturnya.

Aksi tersebut kemudian dibalas oleh pengemudi ojol dengan memukul wajah Ucup hingga ia jatuh tersungkur.

“Saya sangat geram karena sepeda kesayangan saya dilintas begitu saja oleh seorang abang ojol,” jelas Ucup.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Meski demikian, Ucup mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena masih menunggu izin dari keluarganya.

Kompas.com telah mencoba menghubungi Presiden Bike to Work (B2W) Hendro Subroto serta Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani untuk meminta tanggapan. Namun hingga berita ini ditayangkan, keduanya belum memberikan respons.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soroti IPLM Nasional Rendah, Lestari Moerdijat Sebut Daya Saing Bangsa Terancam
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Jurgen Habermas, Filsuf Ternama dan Tokoh Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Mengapa Ramadhan Madrasah Terbaik?
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mabuk, Preman di Garut Ancam Bunuh Kapolsek Usai Ditegur Mokel
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
BPK Serahkan LHP Pengendalian HGU dan HGB ke ATR/BPN untuk Dukung Ketahanan Pangan
• 21 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.